kabar

Penderita Covid-19 di Madinah bertambah jadi delapan orang

Sedangkan di Kota Makkah, pasien Covid-19 masih tetap 155 orang.

25 Maret 2020 21:45

Juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi Muhammad Abdil Ali hari ini menjelaskan terdapat 133 penderita baru Covid-19, sehingga jumlahnya menjadi 900 orang. 

Dari 133 orang itu, enam pasien terdapat di Kota Madinah. Alhasil, hingga hari ini ada delapan pengidap Covid-19 di kota suci itu, termasuk seorang lelaki warga negara Afghanistan meninggal Senin malam lalu. 

Pria itu adalah penderita Covid-19 pertama di Arab Saudi mengembuskan napas terakhir. Dia adalah penduduk Madinah. 

Sedangkan di Kota Makkah, pasien Covid-19 masih tetap 155 orang.

 

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 384 orang, di Madinah 233 orang

Arab Saudi telah menerapkan jam malam 24 jam sehari terhadap Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan. 

Kafe Lorca di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Trip Advisor)

Korban meninggal karena Covid-19 di Arab Saudi naik jadi 25 orang

Jumlah pengidap Covid-19 di negara Kabah itu kini 2.039 orang.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Sudah 199 orang terinfeksi Covid-19 di Madinah

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi hari ini mulai menerapkan jam malam 24 jam di Makkah dan Madinah.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah sepi dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Arab Saudi berlakukan jam malam 24 jam di Makkah dan Madinah mulai hari ini

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad bin Saleh al-Bantani juga sudah meminta kaum muslim seluruh dunia menunda pendaftaran buat berhaji.





comments powered by Disqus