kabar

Satu pasien Covid-19 di Makkah meninggal

Dua pengidap Covid-19 di Arab Saudi meninggal adalah warga negara asing.

26 Maret 2020 06:44

Satu dari 155 penderita virus corona Covid-19 di Kota Makkah meninggal. 

Menurut juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi Muhammad Abdil Ali dalam jumpa pers kemarin, korban adalah warga negara asing bermukim di kota suci itu. Usianya 46 tahun. 

Pria itu merupakan pengidap Covid-19 kedua di Arab Saudi kedua mengembuskan napas terakhir. Yang pertama adalah penduduk Madinah berpaspor Afghanistan. Lelaki 51 tahun ini meninggal Senin malam lalu. 

Hingga kemarin, terdapat 155 orang terinfeksi Covid-19 di Makkah, termasuk satu meninggal. Sedangkan di Madinah ada delapan penderit Covid-19, mencakup satu menemui ajal. 

Secara keseluruhan, sudah ada 900 pengidap Covid-19 di Arab Saudi. 

 

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 384 orang, di Madinah 233 orang

Arab Saudi telah menerapkan jam malam 24 jam sehari terhadap Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan. 

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 363 orang

Makkah ketambahan 48 pengidap baru Covid-19.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah sepi dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Arab Saudi berlakukan jam malam 24 jam di Makkah dan Madinah mulai hari ini

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad bin Saleh al-Bantani juga sudah meminta kaum muslim seluruh dunia menunda pendaftaran buat berhaji.





comments powered by Disqus