kabar

Diduga terinfeksi Covid-19, presiden Mesir jalani karantina

Hingga kemarin, terdapat 456 orang terjangkit Covid-19 di Mesir, termasuk 21 meninggal.   

26 Maret 2020 08:43

Presiden Mesir Abdil Fattah as-Sisi bersama keluarga telah menjalani karantina selama dua pekan karena diduga terinfeksi virus corona Covid-19.

Menurut seorang sumber kepada Middle East Eye, sangkaan itu muncul setelah Sisi bertemu Syafia Dawud, jenderal angkatan darat meninggal Senin lalu karena Covid-19, beberapa hari sebelumnya. "Sangat mungkin Sisi tertular Covid-19 setelah bertemu Syafia," katanya. 

Sisi tidak pernah tampil di depan publik sejak pertengahan Februari baru muncul Sabtu pekan lalu. 

Dia menambahkan Dawud terjangkit Covid-19 sehabis berinteraksi dengan seorang koleganya baru pulang dari Italia.

Italia merupakan negara dengan jumlah korban meninggal terbanyak di dunia karena Covid-19. Sampai kemarin, dari 74.386 orang terinfeksi Covid-19, sebanyak 7.503 penderita meninggal.  

Jenderal angkatan darat Khalid Syaltut, juga meninggal lantaran mengidap Covid-19, sehari sebelum Dawud.

Kedua jenderal itu bekerja di departemen mengurusi proyek-proyek raksasa milik militer. Jadi mereka kerap beetemu Sisi untuk melaporkan beragam proyek sedang dikerjakan. 

Hingga kemarin, terdapat 456 orang terjangkit Covid-19 di Mesir, termasuk 21 meninggal. 

 

 

 

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 384 orang, di Madinah 233 orang

Arab Saudi telah menerapkan jam malam 24 jam sehari terhadap Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan. 

Kafe Lorca di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Trip Advisor)

Korban meninggal karena Covid-19 di Arab Saudi naik jadi 25 orang

Jumlah pengidap Covid-19 di negara Kabah itu kini 2.039 orang.

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Empat kota dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak di Arab Saudi

Jam malam 24 jam berlaku di Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Sudah 199 orang terinfeksi Covid-19 di Madinah

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi hari ini mulai menerapkan jam malam 24 jam di Makkah dan Madinah.





comments powered by Disqus