kabar

Cegah penularan Covid-19, Gereja Makam Yesus ditutup

Hingga kemarin, terdapat 2.396 penderita Covid-19 di Israel, termasuk lima orang meninggal. Sedangkan di wilayah Tepi Barat, Palestina, ada 60 orang dengan satu meninggal.

26 Maret 2020 09:29

Salah satu tempat paling dikeramatkan kaum Nasrani - Gereja Makam Yesus berlokasi di Kota Tua, Yerusalem Timur - kemarin ditutup untuk menekan penularan virus corona Covid-19.

Langkah ini diambil setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperketat pergerakan penduduk. Selain menutup semua tempat ibadah, orang-orang berumur di atas 60 tahun dan golongan rentan, dilarang keluar rumah. 

Penutupan Gereja Makam Yesus, diyakini sebagai tempat Yesus dikubur dan diziarahi jutaan orang Kristen saban tahun, dilakukan pula setelah ada korban meninggal pertama karena Covid-19 di Palestina.

Penutupan Gereja Makam Yesus itu dilakukan sekitar pukul lima sore. "Sepahaman kami gereja ditutup untuk sepekan. Kami berharap Gereja Makam Yesus dibuka lagi secepat mungkin," kata Wadi Abu Nasar, juru bicara kependetaan setempat. 

Hingga kemarin, terdapat 2.396 penderita Covid-19 di Israel, termasuk lima orang meninggal. Sedangkan di wilayah Tepi Barat, Palestina, ada 60 orang dengan satu meninggal.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 384 orang, di Madinah 233 orang

Arab Saudi telah menerapkan jam malam 24 jam sehari terhadap Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan. 

Kafe Lorca di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Trip Advisor)

Korban meninggal karena Covid-19 di Arab Saudi naik jadi 25 orang

Jumlah pengidap Covid-19 di negara Kabah itu kini 2.039 orang.

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Empat kota dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak di Arab Saudi

Jam malam 24 jam berlaku di Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Sudah 199 orang terinfeksi Covid-19 di Madinah

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi hari ini mulai menerapkan jam malam 24 jam di Makkah dan Madinah.





comments powered by Disqus