kabar

Penderita Covid-19 di Arab Saudi bertambah jadi 1.012 orang

Korban meninggal bertambah menjadi tiga orang.

26 Maret 2020 21:18

Kementerian Kesehatan Arab Saudi hari ini mengumumkan terjadi penambahan 112 penderita virus corona Covid-19, sehingga jumlahnya menjadi 1.012 orang. 

Dari jumlah itu, termasuk tiga orang meninggal, dua di antaranya di Madinah dan Makkah. 

Arab Saudi telah mengambil dua langkah terbaru untuk menekan penularan Covid-19, yakni menerapkan jam malam sejak Senin lalu selama 21 hari lalu. Juga memberlakukan isolasi di semua 13 provinsi, termasuk mengunci Makkah, Madinah, dan Riyadh. 

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 384 orang, di Madinah 233 orang

Arab Saudi telah menerapkan jam malam 24 jam sehari terhadap Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan. 

Kafe Lorca di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Trip Advisor)

Korban meninggal karena Covid-19 di Arab Saudi naik jadi 25 orang

Jumlah pengidap Covid-19 di negara Kabah itu kini 2.039 orang.

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Empat kota dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak di Arab Saudi

Jam malam 24 jam berlaku di Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Sudah 199 orang terinfeksi Covid-19 di Madinah

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi hari ini mulai menerapkan jam malam 24 jam di Makkah dan Madinah.





comments powered by Disqus