kabar

Pengidap Covid-19 di Makkah naik jadi 181 orang

Terdapat 26 pasien baru di kota suci itu.

26 Maret 2020 21:42

Kementerian Kesehatan Arab Saudi hari ini mengumumkan penambahan 112 kasus virus corona Covid-19, sehingga jumlah penderita melonjak jadi 1.012 orang. 

Dari 112 penderita baru itu, 26 orang terdapat di Kota Makkah. Alhasil, jumlah pengidap Covid-19 di kota suci ini naik ke angka 181 orang, termasuk satu meninggal. 

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz kemarin menerapkan isolasi terhadap semua 13 provinsi, terutama isolasi atas tiga kota - Makkah, Madinah, dan Riyadh. Langkah ini sebagai tambahan setelah sejak Senin lalu memberlakukam jam malam di seantero negara Kabah itu selama 21 hari. 

Dua langkah terbaru ini bagian dari upaya menekan penularan Covid-19 di Arab Saudi. 

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 384 orang, di Madinah 233 orang

Arab Saudi telah menerapkan jam malam 24 jam sehari terhadap Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan. 

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 363 orang

Makkah ketambahan 48 pengidap baru Covid-19.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah sepi dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Arab Saudi berlakukan jam malam 24 jam di Makkah dan Madinah mulai hari ini

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad bin Saleh al-Bantani juga sudah meminta kaum muslim seluruh dunia menunda pendaftaran buat berhaji.





comments powered by Disqus