kabar

Penderita Covid-19 di Madinah bertambah jadi sebelas orang

Sejak kemarin, Madinah bareng Nakkah dan Riyadh diisolasi.

26 Maret 2020 22:13

Dari 112 penderita baru virus corona Covid-19 diumumkan Kementerian Kesehatan Arab Saudi hari ini, ada tiga orang di Kota Madinah. 

Alhasil, jumlah pengidap Covid-19 di kota nabi itu meningkat menjadi sebelas orang, termasuk satu meninggal. 

Hingga hari ini, tambahan 112 kasus itu menjadikan orang terinfeksi virus asal Kota Wuhan, Cina, di Arab Saudi sebanyak 1.012 orang. 

Raja Salman bin Abdul Aziz telah mengambil dua kebijakan baru buat mengurangi penyebaran Covid-19 di negara Kabah itu, yakni jam malam selama 21 hari sejak Senin lalu dan isolasi terhadap semua 13 provinsi, termasuk mengisolasi secara khusus Makkah, Madinah, dan Riyadh. 

 

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 384 orang, di Madinah 233 orang

Arab Saudi telah menerapkan jam malam 24 jam sehari terhadap Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan. 

Kafe Lorca di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Trip Advisor)

Korban meninggal karena Covid-19 di Arab Saudi naik jadi 25 orang

Jumlah pengidap Covid-19 di negara Kabah itu kini 2.039 orang.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Sudah 199 orang terinfeksi Covid-19 di Madinah

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi hari ini mulai menerapkan jam malam 24 jam di Makkah dan Madinah.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah sepi dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Arab Saudi berlakukan jam malam 24 jam di Makkah dan Madinah mulai hari ini

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad bin Saleh al-Bantani juga sudah meminta kaum muslim seluruh dunia menunda pendaftaran buat berhaji.





comments powered by Disqus