kabar

Pengidap Covid-19 di Makkah sudah 240 orang

Hingga kemarin, terdapat 1.453 penderita Covid-19 di Arab Saudi, termasuk delapan orang meninggal.

31 Maret 2020 07:10

Juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi Muhammad Abdil Ali kemarin mengumumkan terdapat 154 penderita baru virus corona Covid-19. Sehingga jumlah orang terinfeksi virus ini di negara Kabah itu sebanyak 1.453 orang. 

Dari 154 pengidap baru ini, 40 orang ada di Makkah. Alhasil, pengidap Covid-19 di kota suci itu sekarang ini sudah 240 orang, termasuk dua korban meninggal.

Hingga kemarin, wabah virus asal Kota Wuhan, Cina, itu telah membunuh delapan orang. 

Arab Saudi telah menerapkan beragam kebijakan untuk menekan penularan Covid-19, termasuk mengisolasi Makkah, Madinah, Riyadh, dan Jeddah. Isolasi juga diberlakukan di semua 13 provinsi. 

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 384 orang, di Madinah 233 orang

Arab Saudi telah menerapkan jam malam 24 jam sehari terhadap Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan. 

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 363 orang

Makkah ketambahan 48 pengidap baru Covid-19.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah sepi dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Arab Saudi berlakukan jam malam 24 jam di Makkah dan Madinah mulai hari ini

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad bin Saleh al-Bantani juga sudah meminta kaum muslim seluruh dunia menunda pendaftaran buat berhaji.





comments powered by Disqus