kabar

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat jadi 260 orang

Hingga hari ini, pengidap Covid-19 di negara Kabah itu bertambah 110 orang menjadi 1.563 penderita.

31 Maret 2020 21:20

Dalam jumpa pers hari ini, juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi Muhammad Abdil Ali mengungkapkan penderita virus corona Covid-19 di Kota Makkah bertambah 20 orang menjadi 260.

Angka itu, termasuk dua pengidap Covid-19 meninggal di kota suci itu.

Arab Saudi telah memberlakukan berbagai kebijakan buat mengurangi penyebaran Covid-19, termasuk mengisolasi empat kota, yakni Makkah, Madinah, Riyadh, dan Jeddah.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz juga telah memerintahkan agar perawatan pasien Covid-19 digratiskan. Hal itu berlaku bagi warga negara Saudi dan ekspatriat, termasuk warga asing sudah tidak memiliki izin tinggal, baik yang dirawat di rumah sakit pemerintah atau swasta.

Hingga hari ini, pengidap Covid-19 di negara Kabah itu bertambah 110 orang menjadi 1.563 penderita.

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Ketambahan 1.877 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 85.261 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 15.431 orang, termasuk 220 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 1.618 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 83.384 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 15.272 orang, termasuk 215 meninggal.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Korban wafat karena Covid-19 di Makkah tembus 200 orang

Jumlah penderita Covid-19 di Arab Saudi bertambah menjadi 81.766 orang, termasuk 458 meninggal.

Riyadh, Arab Saudi. (wikimedia commons)

Penderita Covid-19 di Arab Saudi tembus 80 ribu orang

Pengidap Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 14.978 orang, termasuk 199 meninggal.





comments powered by Disqus