kabar

Arab Saudi minta kaum muslim tunda dulu pendaftaran haji

Pernyataan Al-Bantani itu mengisyaratkan pelaksanaan haji tahun ini mungkin dibatalkan.

01 April 2020 09:39

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad Saleh al-Bantani mendesak kaum muslim sejagat untuk bersabar menunggu meredanya wabah virus corona Covid-19. 

Karena itu, dia meminta umat Islam di seluruh untuk menunda dulu pendaftaran buat pergi melaksanakan ibadah haji. 

Al-Bantani, warga Arab Saudi berdarah Banten, menegaskan pemerintah Arab Saudi sangat memperhatikan kesehatan dan keselamatan orang Islam ingin berhaji dan berumrah. Dia menambahkan negara Kabah itu sejatinya sudah benar-benar siap melayani jamaah umrah dan haji.

"Tapi dalam kondisi sekarang, ketika sedang terjadi pandemi Covid-19, kami ingin melindungi kesehatan kaum muslim dan warga negara kami," kata Al-Bantani kepada stasiun televisi Al-Ikhbariya kemarin. "Jadi kami minta umat Islam di semua negara untuk menunggu sebelum menandatangani kontrak buat berhaji sampai situasinya aman. 

Pernyataan Al-Bantani itu mengisyaratkan pelaksanaan haji tahun ini mungkin dibatalkan. Ini sejalan dengan kecemasan sebagian orang Islam lantaran wabah Covid-19 menggila. 

Sila baca:

Sejarah haji batal

The Saudi authorities should cancel hajj this year

Arab Saudi sejak 27 Februari lalu melarang warga asing datang untuk berumrah ke Makkah dan berziarah ke Masjid Nabawi di Madinah. Aturan serupa berlaku bagi penduduk Saudi sepekan kemudian.

Saban tahun, sekitar 2,5 juta kaum muslim dari seluruh dunia berhaji. 

Hingga kemarin, terdapat 1.563 orang terinfeksi Covid-19 di Arab Saudi, termasuk 260 penderita di Kota Makkah dan 75 pengidap di Kota Madinah. 

Secara global, terdapat 803. 650 orang terjangkit virus asal Kota Wuhan, Cina, itu, termasuk 39.033 meninggal. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyebut pandemi Covid-19 sebagai krisis terburuk sejak Perang Dunia Kedua. 

 

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Ketambahan 1.877 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 85.261 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 15.431 orang, termasuk 220 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 1.618 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 83.384 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 15.272 orang, termasuk 215 meninggal.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah sepi dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Haji dan dilema Saudi

Ada tiga hal menjadi pertimbangan bagi Raja Salman atau Bin Salman untuk memutuskan jadi tidaknya pelaksanaan haji tahun ini.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

ISIS kecam ulama Saudi mengizinkan penutupan masjid buat cegah Covid-19

Mulai besok, Saudi mencabut larangan salat berjamaah di smeua masjid kecuali di Kota Makkah.





comments powered by Disqus