kabar

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 384 orang, di Madinah 233 orang

Arab Saudi telah menerapkan jam malam 24 jam sehari terhadap Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan. 

03 April 2020 15:55

Jumlah penderita virus corona Covid-19 di dua kota suci, Makkah dan Madinah, terus bertambah setelah Kementerian Kesehatan Arab Saudi hari ini mengumumkan ada 154 kasus baru. 

Dari angka itu, 21 orang berada di Makkah. Alhasil, orang terinfeksi Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 384 orang. 

Sedangkan di Madinah jumlahnya menjadi 233 orang setelah ketambahan 34 pengidap baru. 

Arab Saudi telah menerapkan jam malam 24 jam sehari terhadap Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan. 

Sampai hari ini, terdapat 2.039 penderita Covid-19 di Arab Saudi, termasuk 25 orang meninggal. 

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Ketambahan 1.372 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 299.914 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah naik menjadi 30.083 orang, termasuk 605 meninggal.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Jumlah pengidap Covid-19 di Makkah tembus 30 ribu orang

Riyadh, Jeddah, Makkah, dan Dammam merupakan empat kota dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak di Arab Saudi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Ketambahan 1.383 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 295.902 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah melonjak menjadi 29.898 orang, termasuk 584 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 1.482 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 294.519 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 29.817 orang, termasuk 577 meninggal.





comments powered by Disqus