kabar

Mesir larang salat tarawih dan buka puasa bareng

Hingga kemarin, virus asal Kota Wuhan, Cina, itu telah menginfeksi 1.322 orang di Mesir, termasuk 85 meninggal.

07 April 2020 12:36

Kementerian Wakaf Mesir hari ini mengumumkan pemerintah negara Nil itu akan melarang semua kegiatan selama Ramadan. Artinya tidak akan ada salat tarawih di masjid, buka puasa bareng dan mengisap syisya bersama di tenda-tenda Ramadan.

Juga tidak akan ada meja-meja iftar di sekitar masjid atau permukiman untuk menyediakan menu buka puasa gratis bagi kaum miskin, merupakan tradisi di negeri Firaun itu.

Kebijakan itu diambil untuk menekan penularan virus corona Covid-19. Hingga kemarin, virus asal Kota Wuhan, Cina, itu telah menginfeksi 1.322 orang di Mesir, termasuk 85 meninggal.

Seperti kebanyakan negara Arab lainnya, Mesir juga telah menutup semua masjid.

Suasana di terminal kedatangan di sebuah bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Dag dig dug menanti haji

Selentingan beredar menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang.





comments powered by Disqus