kabar

Penderita Covid-19 meninggal di Arab Saudi bertambah jadi 47 orang

Terdapat 364 pengidap baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga angkanya naik dari 3.287 menjadi 3.651 orang.

10 April 2020 13:26

Juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi Muhammad Abdil Ali hari ini bilang jumlah penderita virus corona Covid-19 meninggal di negara Kabah itu bertambah tiga orang menjadi 47, masing-masing satu orang di Ibu Kota Riyadh, Makkah, dan Buraidah (ibu kota Provinsi Qassim).

Sehingga korban wafat karena Covid-19 di Riyadh menjadi empat orang, sepuluh orang di Makkah, dan satu orang di Buraidah.

Sebanyak 32 korban meninggal lainnya sudah terjadi di Madinah (19 orang), Jeddah (6 orang), Dammam (1 orang), Al-Khobar (1 orang), Khamis Musyaith (1 orang), Al-Badaa (1 orang), Al-Hafuf (2 orang), dan Al-Jubail (1 orang).

Abdil Ali menambahkan terdapat 364 pengidap baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga angkanya naik dari 3.287 menjadi 3.651 orang. Ini merupakan rekor baru setelah sehari sebelumnya negeri Dua Kota Suci itu ketambahan 355 penderita baru.

Menteri Kesehatan Arab Saudi Taufiq ar-Rabiah Selasa lalu memperingatkan kalau masyarakat tidak menaati jam malam dan aturan jaga jarak, dalam hitungan pekan jumlah pasien Covid-19 di negeri Dua Kota Suci ini bisa meningkat menjadi minimum sepuluh ribu orang atau paling tinggi 200 ribu.

Arab Saudi sudah menerapkan jam malam 24 jam sehari di sebelas kota, termasuk Makkah, Madinah, Riyadh, Jeddah, Dammam, dan Dhahran.

Suasana di terminal kedatangan di sebuah bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Dag dig dug menanti haji

Selentingan beredar menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang.





comments powered by Disqus