kabar

Teheran siapkan sepuluh ribu liang kubur bagi penderita Covid-19

Hingga kemarin, terdapat 71.686 pengidap Covid-19 di Iran, termasuk 4.474 orang meninggal.

13 April 2020 06:35

Wakil Direktur Layanan Urban Pemerintah Kota Teheran Mujtaba Yazdani kemarin bilang pihaknya telah menggali sepuluh ribu liang kubur buat menampung penderita virus corona Covid-19 meninggal, seperti dilansir kantor berita resmi IRNA.

Selain itu, Teheran juga mengalokasi areal baru di Bahasht-i-Zahra, kompleks pemakanan terbesar di ibu kota Iran itu, buat mengubur para pengidap Covid-19 menemui ajal.

Namun Yazdani tidak menyebut berapa jumlah orang terinfeksi Covid-19 di Teheran sudah mengembuskan napas terakhir. Kementerian Kesehatan Iran juga tidak merinci korban wafat di tiap provinsi.

Hingga kemarin, Kementerian Kesehatan Iran mengatakan jumlah orang terjangkit virus asal Kota Wuhan, Cina, itu sebanyak 71.686, termasuk 4.474 orang meninggal.

Kementerian Kesehatan memperingatkan korban wafat karena Covid-19 bisa mencapai 30 ribu orang awal bulan depan kalau aturan menjaga jarak dilonggarkan.

Kantor-kantor pemerintah di Iran sudah dibuka sejak Sabtu lalu setelah negeri Persia ini menerapkan jam malam. Presiden Iran Hasan Rouhani menyatakan kegiatan bisnis berisiko rendah terhadap penularan Covid-19 di teheran akan beroperasi lagi mulai 18 April.

Ali Khamenei (kiri) saat Perang Iran-Irak. (Wikipedia)

Setelah dilarang Khamenei, Iran batalkan pesanan 150 ribu dosis vaksin Pfizer

Iran bulan lalu mulai melakukan uji klinis terhadap vaksin buatan sendiri. 

Para peziarah dari beragam negara berjalan menuju rumah mendiang Imam Khomeini di kawasan Jamaran, utara Ibu Kota Teheran, Iran, 31 Mei 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Presiden Rouhani bilang 25 juta orang terinfeksi Covid-19 di Iran

Rouhani mengatakan 30-35 juta warga Iran lainnya berisiko terjangkit Covid-19.

Sejumlah mullah melewati komputrer-komputer dirusak para demonstran di sebuah sekolah agama di Khazerun, barat daya Iran. (Iran News Wire)

12 dari 31 provinsi di Iran ditetapkan sebagai zona merah Covid-19

Hingga kemarin terdapat 262.173 penderita Covid-19 di Iran, termasuk 13.211 orang meninggal.

Salah satu teroris menyerbu gedung parlemen Iran di Ibu Kota Teheran, 7 Juni 2017. (Twitter)

Penderita Covid-19 di Iran 8-10 kali lebih banyak ketimbang data pemerintah

Kalau laporan versi parlemen Iran benar, maka jumlah penderita Covid-19 di Iran hingga hari ini mestinya 800 ribuan, termasuk sepuluh ribu orang meninggal.





comments powered by Disqus