kabar

Pengidap Covid-19 meninggal di Arab Saudi meningkat jadi 83 orang

Terdapat 518 penderita baru Covid-19, menyebabkan jumlahnya meningkat dari 5.862 menjadi 6.380 orang. Ini rekor baru setelah kemarin ada 493 kasus di negeri Dua Kota Suci itu.

16 April 2020 14:10

Juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi Muhammad Abdil Ali hari ini mengatakan dalam 24 jam terakhir jumlah pasien virus corona Covid-19 meninggal di negara Kabah itu bertambah empat menjadi 83 orang.

Keempat korban baru wafat itu yakni dua orang di Makkah dan masing-masing satu orang di Madinah serta Jeddah. Sehingga jumlah penderita Covid-19 wafat di Makkah menjadi 24 orang, Madinah (32 orang), dan Jeddah (13 orang).

Sebanyak 14 pengidap Covid-19 lainnya sudah menemui ajal terjadi di Riyadh (4 orang), Al-Hafuf (3 orang), Dammam (1 orang), Al-Khobar (1 orang), Khamis Musyaith (1 orang), Al-Badaa (1 orang), Al-Jubail (1 orang), Al-Buraidah (1 orang), dan Qatif (1 orang).

Abdil Ali menjelaskan terdapat 518 penderita baru Covid-19, menyebabkan jumlahnya meningkat dari 5.862 menjadi 6.380 orang, termasuk 83 menemui ajal. Ini rekor baru setelah kemarin ada 493 kasus di negeri Dua Kota Suci itu.

Menteri Kesehatan Arab Saudi Taufiq ar-Rabiah sudah memperingatkan kalau masyarakat tidak mematuhi aturan jam malam dan menjaga jarak, dalam hitungan pekan jumlah penderita Covid-19 di negara Kabah itu bisa mencapai minimum sepuluh ribu atau paling tinggi 200 ribu orang.

Raja Salman bin Abdul Aziz telah memperpanjang jam malam secara nasional hingga waktu belum ditentukan.

Suasana di terminal kedatangan di sebuah bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Dag dig dug menanti haji

Selentingan beredar menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang.





comments powered by Disqus