kabar

70 persen penduduk Makkah terinfeksi Covid-19

Kementerian Kesehatan Saudi memperkirakan puncak penyebaran Covid-19 bulan depan.

30 April 2020 21:36

Hasil pelaksanaan tes secara massal di lapangan menunjukkan jumlah penderita virus corona Covid-19 di Arab Saudi jauh lebih tinggi dan prediksi resmi pemerintah.

Tiga sumber medis senior Saudi bilang kepada Middle East Eye, hampir 70 persen dari dua juta lebih penduduk Kota Makkah diperkirakan terinfeksi Covid-19 dari hasil tes massal. Dengan masih berlakunya jam malam 24 jam sehari di kta suci ini mengisyaratkan Makkah merupakan pusat dari penyebaran virus asal Kota Wuhan, Cina, itu. Pelaksanaan haji tahun ini mungkin dibatalkan.

Jam malam 24 jam berlaku di Makkah dan Madinah sedari 2 April. Namun jam malam di semua kota di Saudi kecuali Makkah mulai dilonggarkan sejak 26 April lalu.

Hingga kemarin, terdapat 22.753 pengidap Covid-19 di negara Kabah itu, termasuk 162 orang meninggal. Makkah menjadi kota dengan jumlah orang terjangkit terbanyak yakni 5.552, termasuk 169 wafat.

"Penularan penyakit ini bisa 3-4 kali lebih tinggi dari laporan resmi pemerintah," kata seorang sumber. "Kementerian Kesehatan Saudi memperkirakan puncak penyebaran Covid-19 sekitar Juni."

Jika dugaan itu benar, orang terjangkit Covid-19 di Saudi sudah mencapai 66-88 ribuan.

Menurut sumber kedua, pasien Covid-19 di Saudi tadinya dirawat di rumah sakit pemerintah. Tapi karena sudah kelebihan daya tampung, mereka menjalani perawatan di rumah-rumah sakit swasta.

Mulanya Covid-19 memasuki Saudi lewat kaum minoritas Syiah di wilayah Prvinsi Timur, terutama Qatif, baru pulang dari berziarah ke Iran. Namun sejak ekspatriat asal Mesir menjadi penderita pertama di Makkah, Covid-19 menggila di kota kiblat itu.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Ketambahan 1.372 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 299.914 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah naik menjadi 30.083 orang, termasuk 605 meninggal.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Jumlah pengidap Covid-19 di Makkah tembus 30 ribu orang

Riyadh, Jeddah, Makkah, dan Dammam merupakan empat kota dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak di Arab Saudi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Ketambahan 1.383 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 295.902 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah melonjak menjadi 29.898 orang, termasuk 584 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 1.482 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 294.519 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 29.817 orang, termasuk 577 meninggal.





comments powered by Disqus