kabar

Pangeran Turki sebut ada 20 pangeran Saudi terinfeksi Covid-19

Namun sumber Albalad.co dalam lingkungan istana mengungkapkan sudah ratusan pangeran Saudi menjadi pasien Covid-19.

01 Mei 2020 12:56

Pangeran Turki bin Faisal Rabu lalu membenarkan sejumlah berita menyebutkan ada anggota keluarga kerajaan Arab Saudi terinfeksi.

Namun mantan kepala badan intelijen Saudi ini membantah laporan surat kabar the New York Times pada 8 April menulis terdapat 150 anggota keluarga kerajaan Saudi terjangkit virus asal Kota Wuhan, Cina, itu.

Sila baca: Sudah 150 anggota keluarga kerajaan Saudi terinfeksi Covid-19

Putra dari mendiang Raja Faisal bin Abdul Aziz itu menuding the New York Times menyebarkan informasi keliru. Dia menyebut anggota keluarga kerajaan menderita Covid-19 tidak sampai 20 orang.

Namun sumber Albalad.co dalam lingkungan istana mengungkapkan jumlah sudah ratusan pangeran Saudi menjadi pasien Covid-19.

Sila baca:

Arab Saudi sewa dua hotel buat rawat ratusan pangeran terinfeksi Covid-19

14 pangeran Arab Saudi terinfeksi Covid-19

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Dag dig dug menanti haji

Selentingan beredar menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Saudi batasi pemakaian masjid buat tekan penularan virus Covid-19

Menteri Urusan Islam Arab Saudi Syekh Abdul Latif bin Abdul Aziz asy-Syekh memperingatkan penutupan masjid akan dilakukan lagi kalau kasus Covid-19 terus meningkat. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Iran puji sikap Indonesia soal isu nuklir Iran

Total perdagangan kedua negara tahun lalu meningkat 52 persen, yaitu mencapai US$ 215 juta dari nilai tahun 2019 sebesar US$ 141,60 juta.

20 April 2021

TERSOHOR