kabar

Perjalanan jatuh bangun ISIS

Pada Desember 2017, Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki mengumumkan kemenangan atas ISIS setelah kelompok bersenjata ini kehilangan 95 persen wilayah kekuasannya, termasuk Mosul di Irak dan Raqqah di Suriah.

04 Mei 2020 22:48

Di masa jayanya, ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) atau Daulah Islamiyah (Dais) menguasai sepertiga Suriah dan 40 persen Irak. Namun pada Desember 2017, milisi dicap organisasi teroris ini kehilangan 95 persen teritorinya, termasuk dua daerah istimewa: Mosul, kota terbesar kedua di Irak, dan Raqqah, ibu kota ISIS, seperti dilansir dari lembaga kajian Wilson Center.

ISIS muncul dari sempalan AQI (Al-Qaidah di Irak), dibentuk oleh Abu Musab az-Zarqawi pada 2004. Kelompok membelot dari Al-Qaidah ini tidak jelas hingga perlawanan terhadap pasukan Amerika Serikat di negara Dua Sungai itu meningkat pada 2007.

Namun ISI bentukan Zarqawi itu bangkit lagi pada 2011. Selama beberapa tahun kemudian, memanfaatkan ketidakstabilan di Irak dan Suriah, mereka menyerang dan mencaplok beragam wilayah di kedua negara itu sehingga kekuasaan dan pengaruhnya makin kuat.

ISI bersalin nama menjadi ISIS pada 2013. ISIS kemudian melancarkan serangan besar-besaran ke Mosul dan Tikrit, kampung halaman mendiang Presiden Irak Saddam Husain, pada Juni 2014. Pada 29 Juni dari Masjid Agung An-Nuri di Mosul, pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah islamiyah dengan dirinya sebagai khalifah.

Pasukan koalisi dipimpin Amerika Serikat mulai melancarakan serbuan terhadap ISIS pada 7 Agustus 2014 dan memperluas operasi militernya sampai ke Suriah sebulan berselang. Selama 2015, Amerika melancarkan lebih dari delapan ribu serangan udara menyasar basis-basis ISIS di Irak dan Suriah.

ISIS kehilangan wilayah-wilayah caplokannya di sepanjang perbatasan Suriah-Turki di akhir 2015. Pasukan Irak juga terus merangsek dan akhirnya merebut kembali Ramadi. Namun di Suriah, ISIS kian dekat dengan Aleppo dan makin kukuh di Raqqah dan daerah lainnya.

Pada 2015, ISIS menyebarkan jaringan afiliasinya ke setidaknya delapan negara lain di luar Irak dan Suriah. Pengikut dan simpatisannya kian getol menyerang. Pada Oktober 2015, kelompok berafiliasi ke ISIS di Mesir mengebom pesawat penumpang Rusia dan menewaskan 224 orang. Pada 13 November, 130 orang terbunuh dan lebih dari 300 lainnya cedera akibat serangan terkoordinasi di Paris. Dan pada Juni 2016, seorang lelaki bersenjata dan telah berbaiat kepada ISIS mengamuk di sebuah klub malam di Kota Orlando, Amerika, dan membunuh paling tidak 48 orang.

Pada Desember 2017, Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki mengumumkan kemenangan atas ISIS setelah kelompok bersenjata ini kehilangan 95 persen wilayah kekuasannya, termasuk Mosul di Irak dan Raqqah di Suriah. Meski begitu, ISIS masih menginspirasi dan para pengikut serta simpatisannya melancarkan serangan di berbagai negara, termasuk Kota New York.

Pada 2018, fokus operasi militer terhadap ISIS bergeser ke timur Suriah, di mana pasukan Kurdi dan Arab tergabung dalam SDF (pasukan Demokratik Suriah) atas sokongan Amerika mulai merebut lagi wilayah-wilayah dirampas ISIS.

Pada Dese,ber 2018, Presiden Amerika Donald Trump mengumumkan ISIS telah ditaklukkan dan mengisyaratkan buat menarik semua dua ribu tentaranya dari Suriah. Namun SDF terus menyerang ISIS hingga akhirnya terpojok di basis pertahanan terakhirnya di Al-Baguz Fauqani, kota kecil di Distrik Abu Kamal, Provinsi Dair az-Zur, Suriah.

SDF merebut Baghuz pada 23 Maret 2019 sekaligus secara resmi mengakhiri kekuasaan ISIS di Irak dan Suriah. ISIS di era Baghdadi berhenti setelah sang pemimpin meledakkan diri ketika diserbu pasukan elite Amerika di sebuah desa di utara Suriah.

Berikut kronologi perjalanan ISIS mulai terbentuk, berjaya, hingga jatuh:

2004: Abu Musab az-Zarqawi memebentuk AQI (Al-Qaidah di Irak).

7 Juni 2006: Zarqawi terbunuh akibat serangan udara Amerika Serikat, Abu Ayyub al-Masri menggantikan posisinya.

15 Oktober 2006: Al-Masri mengumumkan pendirian ISIS (Negara Islam di Irak) dengan Abu Umar al-Baghdadi sebagai pemimpinnya.

2008: Dari sekitar 15 ribu anggota ISI, sebanyak 2.400 tewas dan 8.800 ditangkap. Arus jihadis ke Iran turun dari 120 per bulan menjadi hanya 5-6 orang sebulan sampai 2009.

April 2010: Abu Bakar al-Baghdadi menjadi pemimpin ISI setelah sebuah serbuan bersama antara Amerika dan Irak berhasil membunuh Abu Umar zal-Baghdadi dan Abu Ayyub al-Masri.

Juli 2011: Abu Bakar al-Baghdadi mengirim agen-agennya ke Suriah, termasuk Abu Muhammad al-Julani akhirnya menjadi pemimpin Jabhat Nusrah (sayap Al-Qaidah di Suriah) pada Januari 2012.

11 April 2013: Baghdadi pindah ke Suriah dan mengumumkan penyatuan antara ISI dan Jabhat Nusrah menjadi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah). Namun Julani menolak aliansi itu dan memilih berbaiat kepada Al-Qaidah.

2014

Januari: ISIS mencaplok Raqqah dan mengumumkan sebagai ibu kotanya.

3 Februari: Al-Qaidah secara resmi memutus hubungan dengan ISIS.

10 Juni: ISIS mengambil alih Mosul setelah melancarkan serangan terbesar. Mereka membunuh sediktinya 600 tahanan Syiah di penjara Badusy.

29 Juni: Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah islamiyah dengan dirinya sebagai khalifah.

7 Agustus: Presiden Amerika Barack Obama mengumumkan pasukannya mulai menyerang ISIS di Suriah untuk membantu etnis minortitas Yazidi terkepung di Gunung Sinjar.

14 Agustus: ISIS menyembelih wartawan Amerika James Foley.

23 September: Amerika mulai melancarkan serangan udara terhadap ISIS di Suriah.

4 Februari 2015: ISIS merlisi rekaman video memperlihatkan pilot Yordania Muahhamd al-Kasasbih dibakar hidup-hidup.

5 Desember 2016: Abu Hasan al-Muhajir ditunjuk sebagai juru bicara ISIS menggantikan Abu Muhammad al-Adnani tewas dalam sebuah serangan udara di Suriah pada akhir Agustus.

2017

9 Juli: Perdana Menteri Irak Haidar al-Abadi mengumumkan kemenangan atas ISIS di Mosul.

9 Desember: Haidar al-Abadi mengumumkan kemenangan terhadap ISIS.

19 Desember 2018: Presiden Amerika Donlad Trump mengumumkan ISIS telah ditaklukkan.

2019

23 Maret: SDF menguasai Baghuz, basis pertahan terakhir ISIS di Suriah.

26 Oktober: Baghdadi tewas meledakkan diri setelah terpojok oleh serangan pasukan elite Amerika di Idlib, Suriah.

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Peneliti ISIS tersohor dibunuh di Baghdad

Albalad.co bulan lalu sempat mewawancarai Husyam. Ketika itu dia mengatakan saat ini ada enam hingga tujuh ribu pejuang ISIS aktif di Irak dan Suriah.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pemimpin Al-Qaidah di Suriah tewas

Khalid al-Aruri adalah sahabat dari mendiang pendiri ISIS Abu Musab az-Zarqawi.

Amir Muhamnad Abdurrahman al-Mauli as-Salbi, pemimpin baru ISIS. (Courtesy)

Pemimpin baru ISIS dikabarkan tewas di Idlib

Hingga kabar ini dilansir, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah Amerika Serikat.

Mufti ISIS Syifa an-Nikmah ditangkap polisi Irak di Kota Mosul, 16 Januari 2020. (Twitter)

Pengadilan Mosul keluarkan vonis mati bagi mufti ISIS

Kedua putranya juga anggota ISIS: satu orang telah divonis mati dan seorang lagi menjalani hukuman lima tahun penjara di Irak.





comments powered by Disqus