kabar

Qatar wajibkan pakai masker, pelanggar bisa dipenjara tiga tahun

Pelaku juga dapat dikenai denda maksimum Rp 814 juta.

19 Mei 2020 07:06

Pemerintah Qatar sejak Ahad pekan lalu mewajibkan siapa saja keluar rumah memakai masker. Kebijakan ini untuk menekan penularan virus corona Covid-19.

Namun aturan itu tidak berlaku bagi orang mengendarai kendaraan sendirian.

Siapa saja melanggar, bisa dipenjara paling lama tiga tahun dan denda paling banyak 200 ribu riyal (kini setara Rp 814 juta). Atau pelakunya dikenai satu dari dua sanksi itu.

Hingga hari ini, terdapat 33.969 penderita Covid-19 di Qatar, termasuk 15 meninggal.

Kewajiban menggunakan masker ketika keluar rumah juga berlaku di Kuwait. Mereka yang melanggar terancam denda paling tinggi lima ribu dinar (Rp 240 juta).

Sampai hari ini, Covid-19 telah menginfeksi 15.691 orang di Kuwait, termasuk 118 wafat.

Suasana di terminal kedatangan di sebuah bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Dag dig dug menanti haji

Selentingan beredar menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang.





comments powered by Disqus