kabar

Makin banyak warga Iran ingin pindah ke Israel

Akun Twitter berbahasa Persia milik Kementerian Luar Negeri Israel sekarang ini mempunyai 220 ribu pengikut, sedangkan Instagram hampir setengah juta pengikut.

21 Mei 2020 10:01

Kementerian Luar Negeri Israel Selasa lalu bilang makin banyak warga Iran ingin pindah ke negara Zionis itu di tengah pandemi virus corona Covid-19.

Bahkan, menurut Kepala Departemen Diplomasi Digital Kementerian Luar Negeri Israel Yiftah Curiel, sebelum datang pandemi Covid-19, saban bulan beragam akun media sosial Kementerian Luar Negeri Israel kebanjiran ribuan pengunjung dari negara Mullah itu.

"Mereka meminta segala jenis bantuan, mulai dari saran medis, meminta informasi mengenai cara pindah ke Israel atau negara lain," kata Curiel kepada the Times of Israel. "Mereka ingin tahu bagaimana cara berbisnis dengan Israel atau sekadar menyampaikan harapan suatu hari nanti kedua negara bisa membina hubungan diplomatik."

Dia menambahkan yang datang ke akun-akun media sosial kepunyaan kementerian Luar Negeri Israel bukan cuma warga Iran berdarah Yahudi, tapi juga pembangkang, pencari kerja, dan mereka ingin keluar dari negeri Persia.

Seorang pembangkang Iran bahkan terang-terangan meminta suaka kepada Israel, seperti dilansir Yediot Ahronot. "Saya kerap dipenjara karena alasan politik dan saya ingin lari dari kematian berlangsung perlahan-lahan ini," ujarnya. "israel adalah impian saya."

Sharona Avginsaz, mengelola akun-akun media sosial berbahasa Persia milik Kementerian Luar Negeri israel, menjelaskan selalu menjawab semua permintaan secara pribadi." Ada peningkatan secara konstan dalam konteks warga Iran ingin pindah ke Israel," tuturnya.

Kementerian Luar Negeri Israel saat ini menjalankan lima jenis media sosial - Facebook, Youtube, Twitter, Instagram, dan telegram - dalam enam bahasa, yakni Inggris, Ibrani, Spanyol, Rusia, Arab, dan Persia.

Akun Twitter berbahasa Persia milik Kementerian Luar Negeri Israel sekarang ini mempunyai 220 ribu pengikut, sedangkan Instagram hampir setengah juta pengikut.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Buat paksa pembangkang pulang, Bin Salman tangkap dua anaknya

Saad al-Jabri kabur bareng keluarganya ke Kanada sejak 2017.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Penderita Covid-19 di Arab Saudi tembus 90 ribu orang

Jumlah pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 16.174 orang, termasuk 239 meninggal.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Jumlah penderita Covid-19 wafat terbanyak di Makkah

Arab Saudi Senin pekan lalu mengumumkan kehidupan akan kembali normal mulai 21 Juni seperti sebelum pandemi Covid-19 datang, kecuali di Makkah. Namun penerbangan internasional dan umrah masih ditutup.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Tekanan terhadap Bin Salman buat membebaskan Pangeran Salman menguat

Pangeran Salman menyewa pelobi Robert Stryk seharga Rp 28,6 miliar untuk membantu pembebasan dirinya.





comments powered by Disqus