kabar

Keluarga Jamal Khashoggi maafkan para pembunuh ayah mereka

Khashoggi dihabisi di dalam kantor Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018. Mayatnya kemudian dimutilasi dan sampai sekarang Saudi merahasiakan keberadaan potongan-potongan tubuh Khashoggi.

22 Mei 2020 09:25

Keluarga mendiang Jamal Khashoggi memaafkan para pembunuh ayah mereka. Pemberian maaf itu disampaikan Salah Khashoggi, salah satu anak almarhum melalui akun Twitternya hari ini.

"Kami keluarga dari syuhada Jamal Khashoggi, mengumumkan kami telah memaafkan mereka telah menghabisi ayah kami," tulis Salah. Dia juga mengutip ayat Al-Quran menyebut memaafkan jauh lebih baik ketimbang membalas dengan tindakan setimpal. Apalagi, pemberian maaf ini dilakukan di sepuluh hari terakhir Ramadan.

Kalau pemberian maaf itu dilakoni secara formal, maka ini bisa membuat para pelaku bebas dari hukuman.

Pengadilan digelar secara rahasia Desember tahun lalu menjatuhkan vonis terhadap sebelas terdakwa. Tiga orang diputus bebas, yakni Saud al-Qahtani (penasihat Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman), Brigadir Jenderal Ahmad as-Siri (wakil kepala badan intelijen Arab Saudi), dan Muhammad al-Utaibi (bekas Konsul Jenderal Arab Saudi di Kota Istanbul, Turki).

Sedangkan lima terdakwa lainnya divonis hukuman mati dan tiga lagi secara keseluruhan mendapat hukuman penjara 24 tahun.

Sila baca: Mahkamah sandiwara bagi mendiang Khashoggi

Tim beranggotakan 15 warga Saudi - termasuk tujuh pengawal pribadi Bin Salman - menghabisi Khashoggi, kolumnis surat kabar the Washington Post, di dalam kantor Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018. Mayatnya kemudian dimutilasi dan sampai sekarang Saudi merahasiakan keberadaan potongan-potongan tubuh Khashoggi.

Sila baca: Ajal Khashoggi di Konsulat Saudi

Arab Saudi mulanya membantah Khashoggi - getol mengkritik kebijakan-kebijakan Bin Salman - telah dilenyapkan. Riyadh kemudian mengakui lelaki Saudi pindah ke Amerika Serikat pada 2017 itu tewas dalam perkelahian, namun akhirnya mengakui pembunuhan keji itu direncanakan.

Sila baca: Lika-liku pembunuhan Jamal Khashoggi

Beberapa pekan setelah Kahshoggi terbunuh, anak-anak Khashoggi diundang ke istana. Raja Salman dan Bin Salman menyampaikan belasungkawa. Mereka menjanjikan uang kompensasi sangat banyak dan rumah mewah bagi keempat anak Khashoggi.

Hasil penyelidikan kepolisian Istanbul, CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika), Kongres Amerika, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa menyimpulkan Bin Salman terlibat dalam pembunuhan Khashoggi. Dalam wawancara khusus dengan sebuah media tahun lalu, anak dari Raja Salman bin Abdul Aziz ini tahun lalu mengaku bertanggung jawab atas kematian Khashoggi.

Sila baca: Nihil Jamal di Istanbul

Salah, putra sulung mendiang Jamal Khashoggi. (Twitter)

Anak Khashoggi dapat vila di Jeddah dan fulus Rp 394 miliar sebagai diyat atas pembunuhan ayahnya

Direktur Eksekutif HUman Rights Watch (HRW) Kenneth Roth mencurigai pemberian maaf oleh keluarga mendiang Khashoggi tidak gratis.

Saud al-Qahtani (Twitter)

Orang dekat Bin Salman bebas dari dakwaan terlibat pembunuhan Khashoggi

Ketiga orang dinyatakan tidak bersalah itu adalah Saud al-Qahtani merupakan mantan penasihat Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman, bekas Konsul Jenderal Saudi di Istanbul Muhammad al-Utaibi, dan eks wakil kepala badan intelijen Saudi Brigadir Jenderal Ahmad as-Siri.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Lima pembunuh Khashoggi dapat hukuman mati

Kongres Amerika Serikat, CIA, Turki, dan pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa menyimpulkan perintah buat membunuh Khashoggi berasal dari Bin Salman.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.





comments powered by Disqus