kabar

Arab Saudi terapkan jam malam 24 jam selama 22-27 Mei

Muazin di semua masjid boleh takbiran sehabis salat subuh hingga tiba waktu salat Idul Fitri. Tapi salat idul Fitri harus dilaksanakan di rumah masing-masing.

23 Mei 2020 09:46

Arab Saudi menerapkan jam malam selama 24 jam sejak pukul lima sore kemarin hingga Rabu pekan depan. Kebijakan ini diambil buat menekan penularan virus corona Covid-19 di negara Kabah itu.

Periode jam malam 24 jam di seantero Saudi ini berlaku selama libur Idul Fitri. Arab Saudi telah menetapkan besok adalah 1 Syawal atau hari Raya Idul Fitri.

Kementerian Urusan Islam Arab Saudi membolehkan muazin di semua masjid menggemakan takbir sehabis salat subuh hingga tiba waktu salat Idul Fitri. Tapi salat idul Fitri harus dilaksanakan di rumah masing-masing.

Meski ada jam malam secara nasional, Kementerian Perdagangan Arab saudi mengizinkan restoran buka sedari pukul enam pagi sampai jam sepuluh malam. Namun mereka hanya boleh melayani pesan antar.

Toko-toko penting seperti toko gas, bahan pokok, sayuran, dan pompa bensin juga dibolehkan beroperasi antara jam enam pagi hingga pukul tiga sore.

Hingga kemarin, terdapat 67.719 penderita Covid-19 di Arab saudi, termasuk 364 meninggal. Riyadh, Makkah, Jeddah, dan Madinah masih merupakan empat kota dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak di Arab Saudi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Penderita Covid-19 di Arab Saudi tembus 90 ribu orang

Jumlah pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 16.174 orang, termasuk 239 meninggal.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Jumlah penderita Covid-19 wafat terbanyak di Makkah

Arab Saudi Senin pekan lalu mengumumkan kehidupan akan kembali normal mulai 21 Juni seperti sebelum pandemi Covid-19 datang, kecuali di Makkah. Namun penerbangan internasional dan umrah masih ditutup.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 1.869 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 89.011 orang

Penderita Covid-19 di Makkah melonjak menjadi 15.895 orang, termasuk 230 meninggal.

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia tidak berangkatkan jamaah haji tahun ini

Ini bukan kali pertama, Indonesia tidak mengirim jamaah haji ke Arab Saudi, keputusan serupa berlaku semasa perang, yakni pada 1946-1948.





comments powered by Disqus