kabar

Isu Haji 2020 masih dibahas di Komisi Tinggi Haji Arab Saudi

Keputusan akhir dan mutlak berada di tangan Raja Salman.

08 Juni 2020 01:51

Meski jadwal pelaksanaan ibadah haji sebulan lagi, sampai kemarin, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz belum memutuskan soal jadi tidaknya ritual haji tahun ini digelar.

Konsul Haji di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kota Jeddah Endang Jumali mengungkapkan masalah haji tahun ini masih dibahas di Komisi Tinggi Haji Arab Saudi. "Saya dapat kabar dua hari lalu dari Direktur Jenderal Haji Kementerian Haji dan Umrah Saudi (Husain Syarif), pembahasannya masih di Komisi Tinggi Haji," katanya kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp semalam.

Setelah rampung dibahas di Komisi Tinggi Haji, diketuai oleh Menteri Dalam negeri Pangeran Abdul Aziz bin Saud bin Nayif, isu haji bakal dibahas lagi di Komisi Tertinggi Haji dikepalai oleh Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Khalid bin Faisal.

Sehabis itu, menurut Endang, rekomendasi dari Komisi Tertinggi Haji disampaikan kepada Raja Salman. Dia menjadi pemutus akhir dan mutlak apakah ritual rukun Islam kelima ini jadi atau batal dilaksanakan.

Dia menegaskan semua pejabat terkait tidak bisa memastikan kapan Raja Salman akan mengumumkan keputusannya.

Pelaksanaan ibadah haji tahun ini menjadi tidak pasti lantaran pandemi virus corona Covid-19. Hingga kemarin, penderita virus itu di Arab Saudi sudah lebih dari seratus ribu orang, termasuk 712 meninggal.

Sila baca: Jumlah pengidap Covid-19 di Arab Saudi tembus seratus ribu orang

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Ketambahan 1.372 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 299.914 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah naik menjadi 30.083 orang, termasuk 605 meninggal.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Jumlah pengidap Covid-19 di Makkah tembus 30 ribu orang

Riyadh, Jeddah, Makkah, dan Dammam merupakan empat kota dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak di Arab Saudi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Ketambahan 1.383 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 295.902 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah melonjak menjadi 29.898 orang, termasuk 584 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 1.482 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 294.519 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 29.817 orang, termasuk 577 meninggal.





comments powered by Disqus