kabar

Parlemen Iran bahas usulan beleid hancurkan Iran paling lambat Maret 2041

RUU ini juga memerintahkan pemerintah mendobrak blokade atas Jalur Gaza, diberlakukan Israel sejak Juni 2007.

07 Januari 2021 19:18

Parlemen Iran akan membahas usulan undang-undang mewajibkan pemerintah negara Mullah menghancurkan Israel paling lambat Maret 2041. Rancangan beleid berisi 16 pasal itu disampaikan sekelompok legislator pekan lalu, seperti dilansir Iranian Student News Agency.

Rancangan undang-undang (RUU) bernama Balasan Iran ini disampaikan sebagai respon terhadap pembunuhan Mayor Jenderal Qasim Sulaimani awal Januari tahun lalu. Dia adalah komandan dari pasukan elite Iran, Brigade Quds. 

RUU ini juga memerintahkan pemerintah mendobrak blokade atas Jalur Gaza, diberlakukan Israel sejak Juni 2007. Teheran diamanatkan pula mendanai dan merencanakan demonstrasi besar-besaran di daerah perbatasan dengan Israel di selatan Libanon dan Dataran Tinggi Golan dengan slogan "Bebaskan Golan" dan "Pemulangan pengungsi Palestina."

Pemerintah Iran harus pula mengirim bantuan kemanusiaan berupa makanan, obat-obatan, dan bahan bakar ke wilayah dikuasai milisi Al-Hutiyun di Yaman. 

Pemwrintah juga mesti mengusir semua pasukan Amerika Serikat dari Timur Tengah.

 

 

 

Pendiri sekaligus pemimpin senior Hamas di Jalur Gaza Mahmud Zahar tengah berbicara di telepon di rumahnya, Kota Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

Hamas terima fulus dari Qasim Sulaimani Rp 311 miliar pada 2006

Lawatan delegasi Hamas ke Iran ini berlangsung tiga bulan setelah mereka menang pemilihan umum.

Keponakan pemimpin Hizbullah nikahi putri Qasim Sulaimani

Pernikahan antara Rida dan Zainab berlangsung akhir pekan lalu.

Seorang ibu tengah mengisi buku belasungkawa atas meninggalnya komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Kedutaan Besar Iran di Jakarta, 10 Januari 2020. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran segera eksekusi pembocor keberadaan Jenderal Qasim Sulaimani sebelum dibunuh

Namun Husain Ismaili tidak menyebutkan bagaimana Musawi Majd bisa memperoleh akses ke lingkaran dekat Qasim Sulaimani dan apa bukti dari perbuatan pelaku memata-matai sang jenderal.

Sebuah motor tua terparkir di depan dua poster mendiang pemimpin Revolusi Islam Iran Imam Khomeini di kawasan Jamaran, utara Ibu Kota Teheran, Iran, Selasa, 31 Mei 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran sahkan undang-undang melarang pemakaian perangkat keras dan lunak komputer bikinan Israel

Segala bentuk kerjasama dengan negara Zinis itu dianggap sebagai tindakan permusuhan terhadap Tuhan.





comments powered by Disqus