kabar

Saudi buka semua penerbangan internasional mulai 31 Maret

Warga asing dari negara mana saja boleh mengunjungi Saudi.

09 Januari 2021 00:38

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi kemarin mengumumkan mencabut larangan perjalanan dan membuka semua penerbangan internasional mulai 31 Maret. 

Semua perlintasan darat dengan negara tetangga dan pelabuhan dibuka. Sehingga warga asing dari negara mana saja boleh masuk ke negara Kabah itu. 

Warga negara Saudi juga dibolehkan bepergian ke luar negeri dan pulang lagi. Namun protokol Covid-19 tetap akan diberlakukan secara ketat. 

Keputusan untuk mencabut larangan perjalanan serta membuka semua perbatasan darat, laut, dan udara dibuat dengan pertimbangan penyebaran virus Covid-19 di Saudi sudah semakin menurun. Selain itu, negeri Dua Kota Suci ini juga sudah melakukan vaksinasi massal. 

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Dag dig dug menanti haji

Selentingan beredar menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Saudi batasi pemakaian masjid buat tekan penularan virus Covid-19

Menteri Urusan Islam Arab Saudi Syekh Abdul Latif bin Abdul Aziz asy-Syekh memperingatkan penutupan masjid akan dilakukan lagi kalau kasus Covid-19 terus meningkat. 





comments powered by Disqus