kabar

Teknologi Israel hasilkan air minum dari udara

"Kami menerima begitu banyak minta terhadap produk Watergen, baik dari pemerintah atau swasta," ujar Mirilashvili kepada Albalad.co

21 Januari 2021 13:17

Watergen adalah satu-satunya sekaligus pertama di dunia mampu menghasilkan air minum berkualitas terbaik dari udara. Perusahaan asal Israel ini adalah milik dari konglomerat Israel berdarah Rusia, Michale Mirilashvili.

"Tentu saja Watergen adalah solusi terbaik bagi daerah-daerah kering karena mesinnya bisa dipasang segera tanpa perlu infrastruktur air, tanpa butuh botol plastik," kata Mirilashvili dalam wawancara khusus dengan Albalad.co kemarin. Dia menambahkan, dengan teknologi disebut GENius, mesin Watergen mampu mengubah udara menjadi air siap minum, apapun kondisi udara di tempat mesin Watergen ditaruh.

Sila baca: We produce drinking water from air with the highest quality

Dia menjelaskan ada beberapa jenis mesin Watergen dibuat oleh perusahaannya. Mesin Watergen Gen-L mampu menghasilkan air minum enam ribu liter sehari,cocok dipakai untuk dea, wilayah pertanian, markas tentara, rumah sakit, dan sebagainya.

Sedangkan mesin Watergen Gen-M dapat memproduksi 900 liter air minum saban hari untuk kebutuhan darurat, kantor polisi, sekolah, atau rumah sakit. Untuk di rumah atau kantor, bisa dipakai mesin Watergen Genny Home dapat menghasilkan 30 liter air minum per hari.

Mirilashvili juga mengincar Indonesia sebagai pasar. "Kami menerima begitu banyak minta terhadap produk Watergen, baik dari pemerintah atau swasta," ujarnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Biden siap wujudkan hubungan diplomatik Saudi dan Israel

Pada November tahun lalu, Netanyahu terbang ke Kota Neom, Arab Saudi, dan mengadakan pertemuan dengan Bin Salman. Itu menjadi pertemuan ketiga mereka.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Saudi Gazette)

Bin Salman dan dilema Biden

Bin Salman makin percaya tidak ada yang bisa membantah atau mencegah kuasa mutlaknya, sekalipun negara sebesar Amerika.

Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Israel Muhammad al- Khaja menyerahkan surat tugasnya kepada Presiden Israel Reuven Rivlin di Yerusalem, 1 Maret 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Duta besar UEA buat Israel serahkan surat tugas kepada Presiden Rivlin

Selain bertemu para pejabat senior Israel, kunjungan Al-Khaja untuk mencari lokasi bagi kantor Kedutaan Besar UEA dan rumah dinasnya di Tel Aviv.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat menyampaikan strategi baru PIF (Dana Investasi Pemerintah) untuk periode 2021-2025. . (Saudi Gazette)

Nasib Bin Salman, naik takhta atau terdepak

Sejak dia masuk jalur suksesi pada April 2015, dua putera mahkota tersingkir.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Biden siap wujudkan hubungan diplomatik Saudi dan Israel

Pada November tahun lalu, Netanyahu terbang ke Kota Neom, Arab Saudi, dan mengadakan pertemuan dengan Bin Salman. Itu menjadi pertemuan ketiga mereka.

02 Maret 2021

TERSOHOR