kabar

Netanyahu akan ke UEA dan Bahrain bulan depan

Israel sudah mengoperasikan kedutaan besarnya di Abu Dhabi dan Manama, serta konsulat jenderal di Dubai.

31 Januari 2021 21:34

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain pertengahan Februari, seperti dilansir stasiun televisi Channel 13 asal Israel.

Netanyahu diperkirakan akan berada di Ibu Kota Abu Dhabi dan Dubai (UEA) masing-masing sehari. Kemudian melanjutkan lawatan sehari di Kota Manama, Bahrain. Israel meneken perjanjian untuk membina hubungan diplomatik dengan kedua negara Arab Teluk itu September tahun lalu.

Israel sudah mengoperasikan kedutaan besarnya di Abu Dhabi dan Manama, serta konsulat jenderal di Dubai.

Netanyahu tadinya berencana ke UEA dan Bahrain November tahun lalu, kemudian diundur menjadi Desember, dan Januari, tapi gagal lantaran pandemi virus corona Covid-19 serta krisis politik di negara Zionis itu.

Selain UEA dan Bahrain, Israel tahun lalu juga sepakat menjalin relasi resmi dengan Sudan dan Maroko.

Netanyahu diyakini beberapa kali bertemu para pemimpin negara Arab Teluk. Dia pada Oktober 2018 terbang ke Muskat bertemu Sultan Oman Qabus bin Said as-Said.

November tahun lalu, Netanyahu terbang ke Arab Saudi menemui Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman. 

Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Israel Muhammad al- Khaja menyerahkan surat tugasnya kepada Presiden Israel Reuven Rivlin di Yerusalem, 1 Maret 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Duta besar UEA buat Israel serahkan surat tugas kepada Presiden Rivlin

Selain bertemu para pejabat senior Israel, kunjungan Al-Khaja untuk mencari lokasi bagi kantor Kedutaan Besar UEA dan rumah dinasnya di Tel Aviv.

Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Israel  Muhammad al-Khaja. (Kementerian Luar Negeri UEA)

Duta besar UEA serahkan surat tugas kepada presiden Israel Selasa pekan depan

Sedangkan Duta Besar Israel buat UEA Eitan Naeh sudah bertugas srjak bulan lalu. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Netanyahu berencana barter vaksin Covid-19 dengan hubungan diplomatik

sudah delapan negara berpenduduk mayoritas muslim memiliki hubungan diplomatik dengan Israel setelah Turki pada 1949, Mesir di 1979, dan Yordania pada 1994.





comments powered by Disqus