kabar

Netanyahu perpendek rencana kunjungan ke Arab Teluk jadi tiga jam saja

Dia hanya akan melawat ke Abu Dhabi.

01 Februari 2021 02:40

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan memperpendek rencana kunjungannya ke kawasan Arab Teluk, dari tiga hari menjadi tiga jam saja. Kebijakan ini diambil lantaran penularan virus corona Covid-19 masih tinggi dan negara Zionis itu kemungkinan memperpanjang masa karantina wilayah, seperti dilansir media-media berbahasa Ibrani.

Netanyahu tadinya dijadwalkan melawat ke Ibu Kota Abu Dhabi dan Dubai (Uni Emirat Arab), serta Ibu Kota Manama, Bahrain, masing-masing sehari. Tapi Netanyahu direncanakan cuma berkunjung ke Abu Dhabi. Itu pun hanya tiga jam.

Pemangkasan waktu lawatan ini sekaligus mengurangi waktu pertemuan dengan Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan di istananya.

Rencana lawatan Netanyahu ke UEA dan Bahrain sudah tiga kali ditunda.

Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Israel Muhammad al- Khaja menyerahkan surat tugasnya kepada Presiden Israel Reuven Rivlin di Yerusalem, 1 Maret 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Duta besar UEA buat Israel serahkan surat tugas kepada Presiden Rivlin

Selain bertemu para pejabat senior Israel, kunjungan Al-Khaja untuk mencari lokasi bagi kantor Kedutaan Besar UEA dan rumah dinasnya di Tel Aviv.

Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Israel  Muhammad al-Khaja. (Kementerian Luar Negeri UEA)

Duta besar UEA serahkan surat tugas kepada presiden Israel Selasa pekan depan

Sedangkan Duta Besar Israel buat UEA Eitan Naeh sudah bertugas srjak bulan lalu. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Netanyahu berencana barter vaksin Covid-19 dengan hubungan diplomatik

sudah delapan negara berpenduduk mayoritas muslim memiliki hubungan diplomatik dengan Israel setelah Turki pada 1949, Mesir di 1979, dan Yordania pada 1994.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu akan ke UEA dan Bahrain bulan depan

Israel sudah mengoperasikan kedutaan besarnya di Abu Dhabi dan Manama, serta konsulat jenderal di Dubai.





comments powered by Disqus