kabar

Perempuan Saudi dibunuh dan dikubur di gurun karena punya akun Snapchat

Tapi setelah itu, Manal tidak lagi aktif di Twitter. Semua tulisannya mengenai pembunuhan Qamar telah dihapus.

01 Februari 2021 19:59

Kebebasan terhadap kaum hawa digadang-gadang Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman ternyata belum sepenuhnya diterima masyarakat Arab Saudi. Ahmad dan Nasir membunuh Qamar karena adik perempuan mereka itu memiliki akun Snapchat, media paling populer di negara Kabah itu.

Klaim ini disampaikan adik korban, Manal, melalui Twitter Selasa dua pekan lalu. Beberapa hari kemudian, dia mengunggah sebuah foto memperlihatkan jenazah Qamar berlumuran darah. Dia juga mempublikasikan rekaman video menunjukkan ibunya berteriak histeris setelah mayat Qamar ditemukan.

Ahmad dan Nasir rupanya mengubur jenazah adik mereka itu di padang pasir, berjarak sekitar sepuluh kilometer dari Kota Al-Kharj.

Aparat kepolisian Al-Kharj Ahad pekan lalu mengumumkan telah menangkap dua tersangka berumur 30-an tahun. Namun polisi tiak menyebutkan identitas mereka.

Polisi menyebutkan mereka menerima laporan pada 19 Januari tentang hilangnya seorang perempuan.

Tapi setelah itu, Manal tidak lagi aktif di Twitter. Semua tulisannya mengenai pembunuhan Qamar telah dihapus.

Sadim al-Maliki, perempuan Arab Saudi bikin heboh karena berpakaian ketat dan terbuka. (Al-Bawaba)

Seorang pedagang di Jeddah bikin heboh karena berpakaian ketat dan terbuka

Sesuai aturan, Sadim terancam didenda seratus riyal. Kalau diulangi, dendanya 200 riyal. 

Ulama Arab Saudi Syekh Ahmad al-Ghamdi. (Al-Arabiya/Supplied)

Ulama Arab Saudi sebut berabaya tidak diwajibkan dalam ajaran Islam

Sejumlah hadis menyebutkan istri-istri Nabi Muhammad mengenakan pakaian beragam warna, seperti kuning dan merah.

Sekelompok perempuan Arab Saudi berjoging di Kota Jeddah pada 9 Maret 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Tabrak tabu, sekelompok perempuan Saudi joging di Jeddah

Setelah diizinkan ke stadion buat menonton sepak bola, bekerja, ikut klub kebugaran, dan pelajar putri boleh mengikuti pelajaran olahraga, kaum hawa di Saudi mulai Juni tahun ini akan diperkenankan mengemudi mobil dan mengendarai sepeda motor.

Perempuan Arab Saudi di stadion. (Saudi Gazette)

Ulama senior Saudi sebut perempuan tidak wajib berabaya

Selama ini kaum hawa di negeri Dua Kota Suci tersebut wajib berabaya dan berjilbab serba hitam di tempat umum.





comments powered by Disqus