kabar

Orang Indonesia dalam keluarga pembangkang Saudi

Semasa kecil, aktivis perempuan kenamaan Saudi masih ditahan Bin Salman, Lujain al-Hazlul, dan adiknya, Lina, diasuh oleh perempuan Indonesia bernama Muryati.

07 Februari 2021 14:50

Pasangan Hazlul al-Hazlul dan Fatmah adalah keluarga menengah ke atas tinggal di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. Dari sekian anak mereka, dua orang berubah menjadi aktivis hak asasi manusia dan demorasi, yakni Lujain dan adiknya, Lina al-Hazlul.

Nasib keluarga Al-Hazlul berubah setelah dicap pembangkang gegara anak perempuan mereka, Lujain al-Hazlul, sejak 2014 menyuarakan hak mengemudi bagi perempuan Arab Saudi. Pada 1 Desember 2014, Lujain ditangkap lantaran berusaha memasuki Saudi dari negara tetangga Uni Emirat Arab, dengan menyetir mobil. Dia ditahan 73 hari.

Tapi penahanan ini tidak membikin dia kapok. Dia terus menyuarakan secara lantang agar kaum hawa di negara Kabah itu bisa mengendarai mobil dan sepeda motor. Hingga akhirnya sedari Mei 2018 Lujain ditahan sampai sekarang. Padahal sebulan kemudian, Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman mengabulkan tuntutannya itu.

Keberanian dan keteguhan Lujain tidak lepas dari asuhan perempuan Indonesia bernama Muryati. Dia telah menjadi pengasuh anak-anak keluarga Al-Hazlul sejak 1999, ketika Lujain masih berumur 10 tahun dan Lina berusia tujuh tahun.

Kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp Jumat lalu, Lina al-Hazlul bercerita Muryati bekerja bareng suaminya, Saifuddin, menjadi sopir pribadi keluarga Al-Hazlul. Mereka sangat menyayangi anak-anak Al-Hazlul. Juga anak-anak Al-Hazlul mengasihi Muryati.

Saking dekatnya hubungan pekerja dan majikannya itu, Muryati dan Saifuddin memberi nama anak kedua mereka, Lujain, sama seperti Lujain kini ditahan Bin Salman. Sedangkan putra sulung mereka diberi nama Maher. Keduanya dilahirkan di Arab Saudi.

Muryati dan suaminya kemudian memutuskan kembali ke Indonesia pada 2010. Hubungan dengan keluarga Al-Hazlul terputus. "Saya sangat menyayangi dia (Muryati) dan saya sudah kehhilangan kontak sama sekali," kata Lina. Saya ingin menemukan mereka."

Lina kemudian meminta bantuan kepada Albalad.co. Dia memberikan nomor telepon seluler berawal 0812. Namun ketika dihubungi berkali-kali oleh Albalad.co hingga kabar ini dilansir, nomor itu belum juga aktif. Lina tidak ingat di daerah mana kampung halaman Muryati, pengasuh kesayangannya itu.

Ketika diberitahu, Lina terdengar kecewa lantaran jejak Muryati di Indonesia belum ditemukan. 

Abdurrahim bin Ahmad Mahmud al-Huwaiti, lelaki dari Suku Huwaitat dibunuh pasukan keamanan Arab Saudi pada 16 April 2020 karena menolak rumahnya digusur untuk proyek Neom. (Video screencapture)

Bin Salman putus sambungan Internet di 30 desa Suku Huwaitat sejak enam bulan lalu

Aktivis dari Suku Huwaitat berencana menggugat Bin Salman di pengadilan Inggris dan Amerika Serikat.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei pada 23 Juli 2021 menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 Barakat, merupakan produksi dalam negeri. (Twitter/khamenei.ir)

Khamenei minta masalah kelangkaan air di Khuzestan segera diselesaikan

Khamenei memuji penduduk Khuzestan sebagai orang-orang sangat setia kepada Iran.

Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Israel Muhammad al-Khaja (kanan) bareng Presiden Israel Isaac Herzog menggunting pita pada peresmian Kedutaan Besar UEA di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, 14 Juli 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Bennett dan Bin Zayid sepakat buat bertemu

Ini percakapan telepon pertama antara kedua pemimpin itu.





comments powered by Disqus