kabar

Arab Saudi ubah hukuman mati terhadap remaja Syiah menjadi penjara sepuluh tahun

Raja Salman pada April tahun lalu memutuskan penghapusan hukuman mati bagi anak-anak dan vonis maksimal bagi mereka adalah sepuluh tahun penjara.

07 Februari 2021 22:43

Melalui akun Twitternya dalam bahasa Arab, Muhammad an-Nimr hari ini mengumumkan pemerintah Arab Saudi telah mengurangi hukuman atas putranya, Ali an-Nimr, dari vonis mati menjadi sepuluh tahun penjara.

Sampai sekarang Ali sudah menjalani hukuman selama sembilan tahun delapan bulan. Sehingga dia dijadwalkan bebas Juni tahun ini.

Ali ditangkap pada 2011 karena ikut berdemonstrasi dengan warga Syiah lainnya di Qatif, timur Saudi. Mereka memprotes perlakuan diskriminatif dari pemerintah Saudi terhadap kaum pemuja Imam Ali itu.

Ketika pengadilan menjatuhkan hukuman mati, dia waktu itu masih berumur 17 tahun, tergolong anak-anak dalam sistem hukum di Saudi, seperti dilansir Middle East Eye. Masyarakat internasional marah atas putusan mati itu. Banyak ahli hukum pun menilai peradilan terhadap Ali berjalan tidak adil.

Pengurangan hukuman terhadap Ali ini sejalan dengan keputusan Raja Salman bin Abdul Aziz pada April tahun lalu. Dia memerintahkan penghapusan hukuman mati bagi anak-anak dan maksimal hukuman bagi mereka sepuluh tahun penjara.

Ali an-Nimr adalah keponakan dari ulama Syiah tershoro di Arab Saudi, Syekh Nimr an-Nimr, dieksekusi mati bareng 46 orang lainnya pada Januari 2016 dengan tuduhan terorisme. Ekeskeusi ini memicu kemarahan kaum Syiah sejagat, termasuk memicu pembakaran Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibu Kota Teheran, Iran.

Pasukan pemerintah Libanon berjaga di Desa Khaldah, selatan Ibu Kota Beirut, setelah terjadi penyergapan oleh warga Sunni terhadap rombongan pelayat Hizbullah pada 1 Agustus 2021. (Twitter)

Militer Libanon tangkap satu pelaku penyergapan atas rombongan pelayat Hizbullah

Ali Syibli ditembak oleh warga Sunni sebagai balas dendam atas kematian adiknya tahun lalu.

Pasukan penembak jitu Taliban ditempatkan di daerah perbatasan Afghanistan dengan Iran di  Pelabuhan Syekh Nasr Farahi, Provinsi Farah. (Albalad.co/Supplied)

Taliban tempatkan pasukan penembak jitu di perbatasan Afghanistan-Iran

Gegara situasi keamanan makin mengancam, Iran telah melarang warganya mengunjungi Afghanistan. 

Menteri Pertahanan Israel Naftali Bennett (kiri) berbicara dengan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel Aviv Kohavi ketika mengunjungi Dataran Tinggi Golan pada 18 Desember 2019. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Perdana menteri Israel pernah berkunjung ke Indonesia

Bennett menjadi menteri Israel kedua pernah melawat ke Indonesia setelah Shimon Peres.

Pesawat Saudi Arabian Airlines. (Gulf Business)

Sepekan terakhir, 250 warga Saudi tinggalkan Indonesia

Ahad pekan ini akan ada lagi rombongan warga Saudi tinggalkan Indonesia.





comments powered by Disqus