kabar

Kuwait terapkan sanksi potong gaji bagi pegawai negeri langgar protokol Covid-19

Hingga hari ini, sudah 170.998 orang di Kuwait terinfeksi Covid-19, termasuk 966 orang menemui ajal.

08 Februari 2021 15:08

Komisi Layanan Sipil Kuwait memperingatkan pengawai negeri untuk mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan penularan virus corona Covid-19. Bagi siapa saja melanggar, dikenai sanksi potong gaji, mulai sehari hingga paling tinggi 15 hari (setengah bulan).

"Semua lembaga pemerintah wajib mengambil tindakan disiplin berupa pemotngan gaji bagi pegawai melanggar protokol kesehatan," kata komisi itu.

Untuk menekan penularan virus Covid-19, pemerintah Kuwait sejak kemarin menutup semua pusat kebugaran, pusat kesehatan, dan salon selama sebulan.

Hingga hari ini, sudah 170.998 orang di Kuwait terinfeksi Covid-19, termasuk 966 orang menemui ajal.

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Dag dig dug menanti haji

Selentingan beredar menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Saudi batasi pemakaian masjid buat tekan penularan virus Covid-19

Menteri Urusan Islam Arab Saudi Syekh Abdul Latif bin Abdul Aziz asy-Syekh memperingatkan penutupan masjid akan dilakukan lagi kalau kasus Covid-19 terus meningkat. 





comments powered by Disqus