kabar

Bin Salman akui hukum di Saudi selama ini menyengsarakan rakyat, terutama perempuan

Hukum Status Pribadi antara lain mengatur batas usia minimal buat menikah bagi lelaki dan perempuan Saudi.

09 Februari 2021 10:20

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman kemarin mengumumkan empat rancangan undang-undang baru untuk menjamin rasa keadilan dan keterbukaan dalam sistem hukum di negara Kabah itu. 

Bin Salman mengakui hukum berlaku di Saudi, mengklaim menjalankan syariat Islam, selama ini telah menyengsarakan rakyat. "Hukum diterapkan selama ini menyakiti banyak individu, terutama kaum hawa. Membuat sebagian pihak bebas dari tanggung jawab," kata Bin Salman. 

Karena itulah, calon raja Saudi ini menekan empat rancangan beleid itu menjadi bagian dari perbaikan sistem hukum agar memenuhi standar internasional tapi tidak berlawanan dengan syariat Islam. 

Keempat rancangan undang-undang itu adalah Hukum Status Pribadi, Hukum Transaksi Sipil, Hukum untuk Sanksi Diskresioner, dan Hukum Pembuktian. Semua ini sedang dalam penyelesaian dan akan dikaji oleh kabinet serta Majelis Syura sebelum disetujui. 

Menteri Kehakiman Arab Saudi Walid bin Muhammad as-Samani menjelaskan dalam Hukum Status Pribadi antara lain mengatur batas usia minimal buat menikah bagi lelaki dan perempuan Saudi. Juga akan mengatur soal kontrak nikah buat menjamin hak-hak perempuan, termasuk hak asuh anak setelah bercerai. 

 

Abdurrahim bin Ahmad Mahmud al-Huwaiti, lelaki dari Suku Huwaitat dibunuh pasukan keamanan Arab Saudi pada 16 April 2020 karena menolak rumahnya digusur untuk proyek Neom. (Video screencapture)

Bin Salman putus sambungan Internet di 30 desa Suku Huwaitat sejak enam bulan lalu

Aktivis dari Suku Huwaitat berencana menggugat Bin Salman di pengadilan Inggris dan Amerika Serikat.

Dokumen kerajaan memperlihatkan daftar 23 jabatan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Said bin Nasir al-Ghamdi)

Sebagai penguasa Saudi, Raja Salman punya tujuh jabatan dan Bin Salman 23 jabatan

Bin Salman, di samping menjadi putera mahkota, juga menjabat wakil presiden dewan menteri, wakil presiden dewan militer, presiden dewan keluarga kerajaan, menteri pertahanan.

Mantan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Nayif. (Arab News)

Disiksa dalam tahanan, mantan putera mahkota Saudi sudah susah untuk berjalan

Bin Nayif ditahan bareng 19 pangeran Saudi lainnya, termasuk adik dari Raja Salman, sejak Maret tahun lalu.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Jamal Khashoggi akui Saudi adalah penyebar ajaran Islam tidak toleran dan ekstrem

Khashoggi bilang, "Apakah negara saya (Arab Saudi) bertanggung jawab karena membiarkan dan bahkan mendukung radikalisme?" Ya dan mereka mesti bertanggung jawab atas hal itu."





comments powered by Disqus