kabar

Dag dig dug menanti haji

Selentingan beredar menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang.

14 Februari 2021 17:44

Seperti tahun lalu, ketika pandemi virus corona Covid-19 membekap dunia, kaum muslim sejagat tahun ini pun harap-harap cemas menunggu keputusan Arab Saudi: jadi atau batal menggelar ibadah haji.

Sampai sekarang Kementerian Haji dan Umrah Saudi belum bisa memastikan apakah ibadah rukun Islam kelima itu akan digelar seperti biasa atau hanya untuk penduduk Saudi saja seperti tahun lalu. Waktu itu, hanya seribu orang (warga Saudi dan ekspatriat) dibolehkan berhaji gegara penderita baru Covid-19 mencapai ribuan saban harinya.

Sila baca:

Haji karut marut

Sejarah haji batal

Konsul Jenderal Indonesia di Kota Jeddah Eko Hartono bilang sampai saat ini juga belum ada kepastian mengenai jadi tidaknya haji. "Kalau tiga bulan belum ada keputusan, berat bagi negara pengirim jamaah," katanya kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp hari ini.

Selentingan beredar di kalangan penyelenggara haji di Indonesia dan Saudi menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang. "Dari satu juta jamaah itu, 40 persen untuk penduduk Saudi dan 60 persen jamaah dari berbagai negara," ujar sumber Albalad.co sudah bertahun-tahun mengelola bisnis haji dan umrah.

Suasana di terminal kedatangan di sebuah bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

327 warga Indonesia di Saudi lolos seleksi untuk berhaji tahun ini

Untuk tahun ini, hanya 60 ribu penduduk Saudi boleh berhaji. Angka ini 60 kali lebih besar ketimbang jumlah jamaah haji domestik tahun lalu, cuma seribu orang.

Gubernur Provinsi Makkah, Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Faisal bin Abdul Aziz, bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Abdul Fattah bin Sulaiman Masyath. (Twitter)

Haji tahun ini hanya untuk 60 ribu penduduk Saudi saja

Mereka diizinkan berhaji adalah yang berumur 18-65 tahun dan tidak terinfeksi virus Covid-19. 

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pandemi Covid-19 masih menakutkan, Singapura tidak akan kirim jamaah haji

Hingga kurang dua bulan dari musim haji, Arab Saudi belum memutuskan apakah haji tahun ini bersifat domestik atau internasional.   





comments powered by Disqus