kabar

Saudi tangkap ustazah karena mengajarkan Al-Quran di rumahnya

Pihak berwenang mengancam membekuk siapa mempertanyakan soal penangkapan Aisyah al-Muhajiri.

16 Februari 2021 10:26

Pihak berwenang Arab Saudi telah menahan ustazah tersohor di Kota Makkah, Aisyah al-Muhajiri, lantaran terus berceramah dan mengajarkan Al-Quran di rumahnya. 

"Pihak berwenang menyerbu ke rumahnya. Juga ada dua perempuan ditangkap bareng Aisyah, salah satunya berumur 80 tahun," kata Prisoners of Conscience, organisasi non-pemerintah pemantau hak asasi manusia di Saudi melalui akun Twitternya kemarin. 

Pihak berwenang Saudi mengancam menangkap anak-anak dari Aisyah, 65 tahun, kalau terus menanyakan perihal penahanannya. "Kami bakal membekuk siapa saja menanyakan soal Aisyah."

Sejak Pangeran Muhammad Bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017, Saudi getol menangkapi orang-orang dicap sebagai pembangkang tanpa prosedur hukum jelas. Sasarannya adalah ulama, aktivis, wartawan, pengusaha, pejabat, dan bahkan anggota keluarga kerajaan. 

 

Abdurrahim bin Ahmad Mahmud al-Huwaiti, lelaki dari Suku Huwaitat dibunuh pasukan keamanan Arab Saudi pada 16 April 2020 karena menolak rumahnya digusur untuk proyek Neom. (Video screencapture)

Bin Salman putus sambungan Internet di 30 desa Suku Huwaitat sejak enam bulan lalu

Aktivis dari Suku Huwaitat berencana menggugat Bin Salman di pengadilan Inggris dan Amerika Serikat.

Dokumen kerajaan memperlihatkan daftar 23 jabatan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Said bin Nasir al-Ghamdi)

Sebagai penguasa Saudi, Raja Salman punya tujuh jabatan dan Bin Salman 23 jabatan

Bin Salman, di samping menjadi putera mahkota, juga menjabat wakil presiden dewan menteri, wakil presiden dewan militer, presiden dewan keluarga kerajaan, menteri pertahanan.

Mantan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Nayif. (Arab News)

Disiksa dalam tahanan, mantan putera mahkota Saudi sudah susah untuk berjalan

Bin Nayif ditahan bareng 19 pangeran Saudi lainnya, termasuk adik dari Raja Salman, sejak Maret tahun lalu.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Jamal Khashoggi akui Saudi adalah penyebar ajaran Islam tidak toleran dan ekstrem

Khashoggi bilang, "Apakah negara saya (Arab Saudi) bertanggung jawab karena membiarkan dan bahkan mendukung radikalisme?" Ya dan mereka mesti bertanggung jawab atas hal itu."





comments powered by Disqus