kabar

Netanyahu berencana barter vaksin Covid-19 dengan hubungan diplomatik

sudah delapan negara berpenduduk mayoritas muslim memiliki hubungan diplomatik dengan Israel setelah Turki pada 1949, Mesir di 1979, dan Yordania pada 1994.

22 Februari 2021 13:29

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berencana menyumbangkan vaksin Covid-19 kepada negara-negara belum memiliki hubungan diplomatik. Sebagai balasan, negara-negara ini harus sepakat menjalin relasi resmi dengan negara Zionis itu, seperti dilansir Army Radio kemarin.

Dengan kelebihan vaksin Covid-19 telah dibeli, Kementerian Luar Negeri Israel menekankan vaksin Covid-19 baru bakal disumbangkan ke negara lain kalau semua penduduk negeri Bintang Daud sudah mendapat dua dosis suntikan. Hingga kini sekitar 50 persen rakyat Israel sudah divaksinasi Covid-19.

Rencana Netanyahu menukar vaksin Covid-19 dengan hubungan diplomatik ini muncul ketika pemimpin dari Partai Likud itu bersedia membeli vaksin Sputnik V bikinan Rusia, sebagai salah satu balasan atas pertukaran tahanan dengan Suriah. Pembelian vaksin dalam jumlah belum diketahui ini akan dikirim ke Suriah.

Israel tahun lalu berhasil menggaet empat negara Arab untuk membina hubungan diplomatik, yakni Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko. Pada 1 Februari lalu, Kosovo juga meneken kesepakatan buat mengikat relasi resmi dengan Israel.

Alhasil, sudah delapan negara berpenduduk mayoritas muslim memiliki hubungan diplomatik dengan Israel setelah Turki pada 1949, Mesir di 1979, dan Yordania pada 1994.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tahun lalu bilang masih ada sepuluh negara lagi siap menjalin relasi resmi dengan Israel, termasuk Oman, Indonesia, dan Mauritania. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Biden siap wujudkan hubungan diplomatik Saudi dan Israel

Pada November tahun lalu, Netanyahu terbang ke Kota Neom, Arab Saudi, dan mengadakan pertemuan dengan Bin Salman. Itu menjadi pertemuan ketiga mereka.

Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Israel Muhammad al- Khaja menyerahkan surat tugasnya kepada Presiden Israel Reuven Rivlin di Yerusalem, 1 Maret 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Duta besar UEA buat Israel serahkan surat tugas kepada Presiden Rivlin

Selain bertemu para pejabat senior Israel, kunjungan Al-Khaja untuk mencari lokasi bagi kantor Kedutaan Besar UEA dan rumah dinasnya di Tel Aviv.

Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Israel  Muhammad al-Khaja. (Kementerian Luar Negeri UEA)

Duta besar UEA serahkan surat tugas kepada presiden Israel Selasa pekan depan

Sedangkan Duta Besar Israel buat UEA Eitan Naeh sudah bertugas srjak bulan lalu. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Kesehatan Yuli Edelstein berswafoto sehabis disuntik vaksin Covid-19 pada 19 Desember 2020 (Twitter)

Tiga negara sudah terima vaksin Covid-19 gratis dari Israel

Netanyahu mengatakan akan menyumbang vaksin Moderna ke 30 negara. Dia membekukan kebijakan ini karena dipertanyakan banyak pihak.





comments powered by Disqus