kabar

1.100 orang Yahudi dari enam negara Arab Teluk ikut perayaan Purim

Pangeran dari Bahrain memberikan sambutan.

26 Februari 2021 13:13

Lebih dari 1.100 orang Yahudi dari Amerika Serikat, Inggris, dan mereka menetap di enam negara Arab Teluk - Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Oman - semalam merayakan Purim secara virtual. Ini kali pertama masyarakat Yahudi di Arab Teluk menggelar peringatan Purim bersama. 

"Lebih dari 1.100 orang Yahudi, termasuk yang menetap di negara-negara Arab Teluk merayakan Purim, termasuk kurang dari sepuluh orang asal Arab Saudi," kata seorang panitia Purim kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp hari ini. Namun demi alasan keamanan, tidak ada rekaman video dari mereka saat perayaan Purim itu dilangsungkan lewat Zoom. 

Perayaan Purim bersejarah ini dilaksanakan oleh AGJC (Asosiasi Komunitas Yahudi Arab Teluk), organisasi dibentuk pada 15 Februari lalu. 

Albalad.co juga hadir dalam peringatan ini. Sesuai jadwal, acara itu dimulai pukul 19:30 waktu Bahrain (jam 23:30 waktu Jakarta). Dimulai oleh sambutan dari Ibrahim Nunu, Presiden AGJC sekaligus tokoh komunitas Yahudi di Bahrain, kemudian dilanjutkan oleh pangeran dari Bahrain merupakan Ketua Dewan Penasihat King Hamad Global Centre for Peaceful Co-existence Syekh Khalid bin Khalifah al-Khalifah.

Dalam pernyataannya, Syekh Khalid menyambut gembira perayaan Purim ini sebagai bukti toleransi antar etnis dan umat beragama di kawasan Arab Teluk. "Di Bahrain, masyarakat muslim hdup berdampingan dengan damai bersama komunitas Yahudi," katanya. "Masyarakat Yahudi di Bahrain  juga mendapat jatah satu kursi di parlemen."

Setelah sambutan dari Alex Peterfreudn, anggota Dewan AGJC mewakili masyarakat Yahudi di UEA, dan Rabbi Yehuda Sarna, ketua kehormatan AGJC sekaligus Presiden Beth Din of Arabia, Kepala Rabbi AGJC Elie Abadie membacakan Torah selama sekitar setengah jam. 

Beth Din of Arabia merupakan pengadilan syariah komunitas Yahudi di kawasan Arab Teluk dan berkedudukan di UEA. 

Perayaan Purim ini berakhir sekitar jam sembilan malam waktu Bahrain (Jumat pukul 01:00 dini hari waktu Jakarta).  

Profesor Eitan Mor sedang memeriksa ginjal baru saja diambil dari dalam tubuh perempuan Israel bernama Shani Markowitz Manshar. Ginjal ini akan ditanamkan ke dalam badan pasien warga Uni Emirat Arab di Abu Dhabi. Operasi pengangkatan ginjal milik Shani berlangsung pada 28 Juli 2021 di Rumah Sakit Sheba Medical Center, Ramat Gan, Israel. (Naama Frank Azriel)

Perempuan Israel sumbang ginjalnya buat warga UEA

Ini menjadi transplantasi ginjal pertama antara warga dari kedua negara itu.

Seorang lelaki Arab Saudi bermasker saat tiba di Bandar Udara Internasional Raja Khalid di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (The National)

Nekat ke Indonesia, warga Saudi diancam tidak bisa ke luar negeri selama tiga tahun

Terdapat 13 negara, termasuk Indonesia, dilarang untuk dikunjungi oleh warga Saudi.

Pernikahan putri dari Nawar as-Sahili, politikus dari Partai Hizbullah di Ibu Kota Beirut, Libanon, Juli 2021. (Screengrab)

Pesta pernikahan putri politikus Hizbullah digelar secara mewah saat ekonomi Libanon ambruk

Harga bahan pangan meroket 700 persen dan lebih dari 50 persen rakyat Libanon hidup di bawah garis kemiskinan. Pakaian sudah menjadi barang mewah. 





comments powered by Disqus