kabar

Jokowi akan didampingi menteri UEA dalam peletakan batu pertama pembangunan Masjid Syekh Zayid di Solo

Nama Masjid Raya Syekh Zayid Solo diambil dari nama pendiri UEA Syekh Zayid bin Sultan an-Nahyan. Dia menjadi presiden pertama UEA sejak negara ini berdiri pada 1971 hingga wafat pada 2004.

26 Februari 2021 21:35

Agus Salim, Ketua panitia pembangunan Masjid Raya Syekh Zayid di Kota Solo, mengatakan dua pejabat dari Uni Emirat Arab (UEA) akan mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam peletakan batu pertama pembangunan masjid didanai oleh negara Arab teluk itu.

Kedua pejabat dari UEA itu adalah Menteri Energi dan Infrastruktur Suhail Mohammed Faraj Al Mazroui serta Kepala Badan Urusan Islam dan Wakaf Muhammad Matar Salim al-Kaabi. Duta Besar Indonesia untuk UEA Husin Bagis juga bakal hadir dalam acara itu. "Peletakan batu pertama itu insya Allah akan dilakukan pada Sabtu, 6 Maret," kata Agus kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp hari ini.

Husin Bagis sebelumnya mengatakan kepada Albalad.co, dana pembangunan memang berasal dari UEA. Anggaran buat membangun Masjid Raya Syekh Zayid di Kota Solo ini diperkirakan senilai US$ 20 juta.

Dia menambahkan proyek Masjid Raya Syekh Zayid satu paket dengan bantuan UEA buat pembangunan Masjid Raya Joko Widodo, gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), dan Wisma KBRI di Ibu Kota Abu Dhabi. "Ketiga proyek ini insya Allah dimulai bulan depan," ujar Husin.

Nama Masjid Raya Syekh Zayid Solo diambil dari nama pendiri UEA Syekh Zayid bin Sultan an-Nahyan. Dia menjadi presiden pertama UEA sejak negara ini berdiri pada 1971 hingga wafat pada 2004. Selain itu, Syekh Zayid menjadi emir Abu Dhabi sedari 1966.

 

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berbincang dengan Menteri Luar Negeri Iran Muhammad Javad Zarif di kantornya di Jakarta, 19 April 2021. (Biro Pers Kementerian Luar Negeri)

Iran puji sikap Indonesia soal isu nuklir Iran

Total perdagangan kedua negara tahun lalu meningkat 52 persen, yaitu mencapai US$ 215 juta dari nilai tahun 2019 sebesar US$ 141,60 juta.

Peresmian pergantian nama Tol Layang Jakarta-Cikampek menjadi Jalan Layang Syekh Muhammad bin Zayid pada 12 April 2021. (Humas Jasa Marga)

Pemerintah resmikan nama tol layang Syekh Muhammad bin Zayid

UEA juga nenjadi salah satu investor terbesar di Indonesia, terutama di sektor infrastruktur.

Jalan tol layang Jakarta-Cikampek berganti nama menjadi tol layang Syekh Muhammad bin Zayid. (WhatsApp/Adriansyah Yasin)

Tol layang Jakarta-Cikapek berganti nama jadi tol layang Syekh Muhammad bin Zayid

Selain menjadi nama jalan tol layang, Bin Zayid menjadi nama masjid raya di Solo, dibangun dengan biaya US$ 20 juta dari UEA.

Peletakan batu pertama proyek pembangunan Masjid Raya Syekh Zayid di Kota Solo, Jawa Tengah, 6 Maret 2021. (Albalad.co)

Pemenang tender Masjid Syekh Zayid di Solo diumumkan akhir bulan ini

Masjid Syekh Zayid ini bagian dari paket empat proyek didanai oleh UEA.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Iran puji sikap Indonesia soal isu nuklir Iran

Total perdagangan kedua negara tahun lalu meningkat 52 persen, yaitu mencapai US$ 215 juta dari nilai tahun 2019 sebesar US$ 141,60 juta.

20 April 2021

TERSOHOR