kabar

Biden siap wujudkan hubungan diplomatik Saudi dan Israel

Pada November tahun lalu, Netanyahu terbang ke Kota Neom, Arab Saudi, dan mengadakan pertemuan dengan Bin Salman. Itu menjadi pertemuan ketiga mereka.

02 Maret 2021 20:18

Pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Joe Biden ingin melanjutkan proyek normalisasi hubungan negara-negara Arab dan berpenduduk mayoritas muslim dengan Israel, termasuk membuka hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan negara Zionis itu.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Ned Price kemarin mengungkapkan Washington DC akan mendorong terciptanya perjanjian damai bersenjarah antara Saudi dan Israel kalau negara Kabah itu menghormati dan menegakkan hak asasi manusia. "Kami ingin menggunakan kepemimpinan kami untuk menciptakan perdamaian di Timur Tengah, termasuk mencari cara untuk menghindarkan perang dengan Iran, membuka dialog regional atau mewujudkan perdamaian bersejarah (antara Saudi) dengan Israel," katanya.

Biden sedari awal memang ingin meneruskan gelombang normalisasi Israel dengan negara-negara Arab dan muslim. Tapi ini pertama kali Amerika menyebut Saudi sebagai salah satu negara disasar.

Hubungan Saudi-Israel kian mesra lantaran menganggap Iran sebagai musuh bersama. Israel juga sedang dalam pembicaraan dengan Saudi, UEA, dan Bahrain untuk membentuk aliansi pertahanan buat menghadapi perluasan pengaruh negara Mullah itu di Timur Tengah. 

Setelah Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain menandatangani Perjanjian Ibrahim dengan Israel pada 15 September tahun lalu di Gedung Putih, Trump mengklaim ada sepuluh negara Arab serta muslim bersedia menjalin relasi resmi dengan negeri Bintang Daud itu, termasuk Arab Saudi.

Dua bulan kemudian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terbang ke Kota Neom, Arab Saudi, dan mengadakan pertemuan dengan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman. Itu menjadi pertemuan ketiga mereka.

Langkah UEA dan Biden tahun lalu juga diikuti oleh Sudan serta Maroko. Kosovi menyusul pada 1 Februari tahun ini. Sehingga sudah delapan negara muslim membina hubungan diplomatik dengan Israel setelah Turki pada 1949, Mesir di 1979, dan Yordania pada 1994.

Khalid Yusuf al-Jalahma, duta besar pertama Bahrain buat Israel. (Bahrain Foreign Ministry)

Bahrain tunjuk duta besar pertamanya untuk Israel

Bahrain bareng Uni Emirat Arab, Sudan, dan Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Para pejabat Uni Emirat Arab melepas kepulangan sejumlah pejabat Amerika Serikat dan Israel dari Bandar Udara Abu Dhabi, 1 September 2020. (El Al spokesperson's office)

UEA batalkan rencana KTT Amerika-Israel-Arab

Pesertanya adalah para pejabat senior Amerika, Bin Zayid, Netanyahu, dan kepala negara dari Bahrain, Sudan, dan Maroko. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjalani vaksinasi Covid-19. (GPO)

Netanyahu sebut empat negara lagi siap bina hubungan diplomatik dengan Israel

"Saya kemarin berbicara dengan pemimpin salah satu dari keempat negara itu."

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu batalkan lawatan ke UEA

Kejadian ini sehari setelah Pangeran Husain tidak jadi mengunjungi Al-Aqsa.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Iran puji sikap Indonesia soal isu nuklir Iran

Total perdagangan kedua negara tahun lalu meningkat 52 persen, yaitu mencapai US$ 215 juta dari nilai tahun 2019 sebesar US$ 141,60 juta.

20 April 2021

TERSOHOR