kabar

Keluarga kerajaan Saudi berharap Netanyahu terpilih lagi

Netanyahu mengunjungi Saudi untuk pertama kali pada November tahun lalu.

05 Maret 2021 07:14

Keluarga kerajaan Arab Saudi berharap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terpilih lagi dalam pemilihan umum akan dilaksanakan pada 23 Maret. Ini menjadi pesta demokrasi keempat dalam dua tahun terakhir. 

Riyadh mencemaskan perdana menteri negara Zionis terlama itu bakal kalah. 

"Kami tidak hanya menyukai Netanyahu tapi mencintai dia. Dia benar-benar hebat. Dia memiliki karisma diperlukan dan dia tahu apa yang dia kerjakan," kata sejumlah sumber dekat dengan keluarga kerajaan Saudi kepada stasiun televisi i24 News.

Mereka menambahkan keluarga kerajaan Saudi sangat sreg dengan beragam kebijakan Netanyahu soal hubungan dengan negara-negara Arab Teluk dan Iran. 

Di bawah kepemimpinan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, hubungan Saudi-Israel kian mesra dalam empat tahun terakhir. Saudi telah membolehkan semua penerbangan dari dan menuju Israel melewati wilayah udaranya. 

Saudi memberikan lampu hijau kepada Uni Emirat Arab dan Bahrain tahun lalu untuk membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Saudi dan Israel juga aktif berkomunikasi dan berkoordinasi membahas perluasan pengaruh Iran di Timur Tengah, termasuk berencana membentuk aliansi pertahanan. Kedua negara menganggap negeri Mullah itu musuh bersama.

Bin Salman juga sudah tiga kali mengadakan pertemuan dengan Netanyahu, termasuk pada November tahun lalu. Itu menjadi lawatan perdana Netanyahu ke Saudi. 

 

 

 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjalani vaksinasi Covid-19. (GPO)

Netanyahu sebut empat negara lagi siap bina hubungan diplomatik dengan Israel

"Saya kemarin berbicara dengan pemimpin salah satu dari keempat negara itu."

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu batalkan lawatan ke UEA

Kejadian ini sehari setelah Pangeran Husain tidak jadi mengunjungi Al-Aqsa.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Saudi Gazette)

Bin Salman bersedia bertemu Netanyahu di Abu Dhabi hari ini

"MBS (Muhammad bin Salman) siap buat bertemu Bibi (nama panggilan Netanyahu)," kata seorang sumber terpercaya di UEA.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Netanyahu direncanakan bertemu Bin Salman di Abu Dhabi besok

Bin Zayid sejatinya menolak rencana lawatan Netanyahu ke UEA karena waktunya berdekatan dengan pemilihan umum di Israel pada 23 Maret.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Iran puji sikap Indonesia soal isu nuklir Iran

Total perdagangan kedua negara tahun lalu meningkat 52 persen, yaitu mencapai US$ 215 juta dari nilai tahun 2019 sebesar US$ 141,60 juta.

20 April 2021

TERSOHOR