kabar

Hasan Nasrallah tidak punya telepon seluler dan tidak keluar rumah

Ini kali pertama negara Zionis itu menerbitkan laporan tentang keadaan psikologis Nasrallah,

12 Maret 2021 08:15

Intelijen militer Israel (AMAN) rencananya hari ini melansir laporan lengkap mengenai kondisi kejiwaan pemimpin Hizbullah hasan Nasrallah. Laporan itu dikumpulkan oleh badan riset AMAN diketuai oleh Dr. K, analis strategis senior.

Ini kali pertama negara Zionis itu menerbitkan laporan tentang keadaan psikologi Nasrallah, seperti dilansir Yediot Ahronot.

Menurut Dr. K., Nasrallah hidup di tengah media Israel. Dia tahu nama-nama reporter di negara Zionis itu dan itulah cara dia mempelajari masyarakat Israel.

"Dia sangat fokus, dapat membikin kategori, dan mampu menyerap," kata Dr. K. "Dia sangat cerdas, brilian tapi amat narsis."

AMAN menyebutkan Nasrallah menderita penyakit kekurangan vitamin D. Dia menolak disuntik vaksin Covid-19 buatan Amerika Serikat.

Nasrallah tidak keluar rumah dan tidak pernah berada dekat jendela rumahnya. Meski begitu, dia mampu menjalankan Hizbullah dari dalam rumah saja. Karimas dan wibawanya sudah mampu mengantarkan perintahnya ke semua komandan Hizbullah dan mereka sudah paham apa yang mesti dikerjakan.

"Nasrallah tidak memiliki telepon seluler," ujar Dr. K. "Dia menyampaikan pesan melalui wakilnya Syekh naim Qasim dan Ketia Dewan Eksekutif Hasyim Syafiuddin."

Sejak para pentolan Hizbullah tewas - Imad Mughniyah, Mustafa Badruddin, dan Qasim Sulaimani terbunuh - Nasrallah memegang semua jabatan penting dalam tubuh Hizbullah. Dia makin memperkecil lingkaran orang kepercayaannya.

Nasrallah begitu memuji Hadi, putranya tewas dalam pertempuran dengan israel pada 1997, sebagai pahlawan. Karena itu, dia begitu malu ketika anak lelaki satunya lagi, Jawad, merasa senang dengan kematian Lukman Salim, aktivis Libanon anti-Hizbullah, tewas dibunuh tahun ini.

Nasrallah juga merasa kesulitan menghadapi kritik dan kecaman terhadap Hizbullah dan dirinya di media sosial.

 

Ismail Haniyah terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Mei 2017, menggantikan Khalid Misyaal. (Al-Manar)

Pemimpin Hamas berencana kunjungi Iran dan Libanon

Sehabis Perang Gaza berlangsung 10-20 Mei, Haniyah secara terbuka berterima kasih atas sokongan dana, senjata, dan pelatihan dari Iran. 

Kiri ke kanan: pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah, Ali Akbar Muhtasyamipur (ulama Syiah Iran merupakan salah satu pendiri Hizbullah), dan pemimpin Hamas Khalid Misyaal dalam sebuah acara. (Twitter)

Pendiri Hizbullah lolos dari upaya pembunuhan Mossad wafat karena Covid-19

Mossad pada 1984 berusaha menghabisi Muhtasyamipur lewat bom buku. Dia selamat namun kehilangan tangan kanan dan dua jemari kirinya.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah saat berpidato pada 25 Mei 2021 di peringatan 21 tahun mundurnya pasukan Israel dari selatan Libanon. (Twitter)

Meski sakit, pemimpin Hizbullah tetap berpidato

Nasrallah beberapa kali menghentikan ucapannya karena terbatuk-batuk dan napas tersengal. Dia pun mengakui kondisi kesehatannya sebulan terakhir memburuk.





comments powered by Disqus