kabar

Bin Salman tangkap mantu Raja Abdullah atas tuduhan rencanakan kudeta

Sejak menjabat putera mahkota, Bin Salman getol menangkapi kerabatnya dianggap sangat berpengaruh dan bisa mengganjal ambisinya menuju singgasana. Keluarga mendiang Raja Fahad dan Raja Abdullah termasuk menjadi sasaran.

17 Maret 2021 13:15

Putera Mahkota sekaligus pemimpin de facto Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman pekan lalu menangkap Pangeran Fahad bin Turki bin Abdul Aziz dengan tuduhan merencanakan kudeta. Dari hubungan kekeluargaan, Pangeran Fahad merupakan paman dari Bin Salman.

Pangeran Fahad adalah suami Puteri Abir, anak perempuan dari mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz. Lelaki 62 tahun berpangkat letnan jenderal ini tadinya komandan pasukan koalisi dipimpin Saudi dalam Perang Yaman sedari Februari 2018, namun diberhentikan tanpa alasan jelas pada 31 Agustus tahun lalu.

Sumber Albalad.co dalam lingkungan istana mengungkapkan Pangeran Fahad dibekuk bareng putranya, Pangeran Abdul Aziz. "Keduanya ditangkap karena merencanakan kudeta," katanya.

Sedangkan Pangeran Abdul Aziz, 32 tahun, sebelumnya menjabat Wakil Gubernur Al-Jauf sejak 2017 tapi dipecat pula tanpa alasan, juga pada 31 Agustus tahun lalu.

Sumber itu menambahkan calon raja Saudi itu sejatinya juga menyasar Puteri Abir lantaran menolak menyerahkan kekayaannya. Namun Pangeran Fahad dan anaknya mengetahui rencana itu dan berhasil meloloskan istrinya ke luar negeri dari Bandar Udara di Al-Jauf.

Sejak menjabat putera mahkota pada 21 Juni 2017, Bin Salman getol menangkapi kerabatnya dianggap sangat berpengaruh dan bisa mengganjal ambisinya menuju singgasana. Keluarga mendiang Raja Fahad bin Abdul Aziz dan Raja Abdullah bin Aziz termasuk menjadi sasaran.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dan pamannya, Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz. (Middle East Eye)

Bin Salman bebaskan pamannya dari tahanan

Di kalangan keluarga Bani Saud, Pangeran Ahmad dipandang lebih pantas menjadi raja Saudi berikutnya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Saudi Gazette)

Bin Salman dan dilema Biden

Bin Salman makin percaya tidak ada yang bisa membantah atau mencegah kuasa mutlaknya, sekalipun negara sebesar Amerika.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat menyampaikan strategi baru PIF (Dana Investasi Pemerintah) untuk periode 2021-2025. . (Saudi Gazette)

Nasib Bin Salman, naik takhta atau terdepak

Sejak dia masuk jalur suksesi pada April 2015, dua putera mahkota tersingkir.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Amerika beri sanksi terhadap 18 pembunuh Khashoggi kecuali Bin Salman sebagai pemberi perintah

Blinken menyatakan 18 orang itu tidak boleh memasuki Amerika hingga waktu tidak ditentukan. Sedangkan Departemen Keuangan Amerika mengatakan akan membekukan aset mereka di Amerika atau aset mereka dikontrol oleh warga Amerika.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Dua pejabat Masjid Nabawi dicopot karena salat subuh telat 45 menit

Setelah peristiwa itu, Syekh Sudais memerintahkan kehadiran dua imam dan tiga muazin saban kali salat wajib berjamaah dilakukan di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi. 

14 Juni 2021

TERSOHOR