kabar

Saudi pastikan 60 persen penduduk Makkah dan Madinah telah divaksinasi sebelum haji dimulai

Gegara pandemi Covid-19, Saudi tahun lalu hanya menggelar haji bagi penduduknya. Jumlahnya pun dibatasi seribu orang saja. 

20 Maret 2021 22:14

Meski belum ada kepastian haji tahun ini akan digelar atau tidak, pemerintah Arab Saudi tetap melakukan persiapan.

Konsul Jenderal Indonesia di Kota Jeddah Eko Hartono menjelaskan pemerintah negara Kabah itu terus melanjutkan vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga kesehatan dan muassasah.

"Mereka menargetkan sebelum haji 60 persen penduduk Makkah dan Madinah sudah disuntik dua dosis vaksin Covid-19," kata Eko saat dihubungi Albalad.co melalui telepon Imo malam ini. 

Dia berharap pemerintah Saudi mengumumkan keputusan soal haji tahun ini sebelum Ramadan. 

Gegara pandemi Covid-19, Saudi tahun lalu hanya menggelar haji bagi penduduknya. Jumlahnya pun dibatasi seribu orang saja. 

 

 

Jamaah haji dari seluruh dunia melaksanakan salat di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Agustus 2017. (Arab News)

Saudi kemungkinan umumkan jadi tidaknya haji pada 6 syawal

Meningkatnya kasus Covid-19 di Saudi saban hari, angkanya seribuan orang, memicu kekhawatiran haji akan digelar seperti tahun lalu. 

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Haji tahun ini terancam batal

Berkaca dari pengalaman tahun lalu, Saudi baru mengeluarkan keputusan haji jadi digelar sebulan sebelumnya, tapi hanya buat seribu penduduk Saudi. 

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Kuota haji tiap negara tahun ini mungkin 20-50 persen

Haji tahun lalu hanya buat penduduk Saudi. Jumlahnya pun seribu orang saja.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Kesehatan Yuli Edelstein berswafoto sehabis disuntik vaksin Covid-19 pada 19 Desember 2020 (Twitter)

Tiga negara sudah terima vaksin Covid-19 gratis dari Israel

Netanyahu mengatakan akan menyumbang vaksin Moderna ke 30 negara. Dia membekukan kebijakan ini karena dipertanyakan banyak pihak.





comments powered by Disqus