kabar

Suriah sumbang 75 juta ton oksigen buat pasien Covid-19 di Libanon

Saat ini terdapat hampir seribu pasien Covid-19 di Libanon membutuhkan alat bantu pernapasan.

27 Maret 2021 13:19

Suriah Rabu lalu mengumumkan sumbangan 75 juta ton oksigen untuk menlong para pasien Covid-19 di Libanon. Bantuan itu diberikan bertepatan dengan lawatan Menteri Kesehatan Libanon Hamad Hasan negara tetangganya itu.

"Kami akan memasokan 75 ton oksigen untuk Libanon, dikirim selama tiga hari masing-masing 25 juta ton," kata kantor Presiden Suriah Basyar al-Asad melalui keterangan tertulis.

Menteri Kesehatan Suriah Hasan al-Gabbakh bilang donasi itu tidak akan mempengaruhi cadangan oksigen untuk Suriah. Dia menambahkan pengiriman pertama langsung Rabu lalu itu juga bareng kepulangan Menteri Kesehatan Libanon Hamad Hasan, berasal dari Partai Hizbullah.

Hasan mengungkapkan stok oksigen buat para pasien Covid-19 di negaranya cuma cukup untuk satu hari. "Saat ini ada hampir seribu pasien Covid-19 di Libanon dirawat secara intensif dan memerlukan alat bantu pernapasan," ujarnya.

Dia menambahkan negaranya sedang menunggu kiriman oksigen dari sumber lain tapi belum tiba lantaran cuaca buruk. Dia mengakui mengontak Suriah untuk meminta bantuan oksigen.

Hingga kini, sudah 455.381 orang terinfeksi virus Covid-19 di Libanon, termasuk 6.013 orang meninggal. 

Abdurrahim bin Ahmad Mahmud al-Huwaiti, lelaki dari Suku Huwaitat dibunuh pasukan keamanan Arab Saudi pada 16 April 2020 karena menolak rumahnya digusur untuk proyek Neom. (Video screencapture)

Bin Salman putus sambungan Internet di 30 desa Suku Huwaitat sejak enam bulan lalu

Aktivis dari Suku Huwaitat berencana menggugat Bin Salman di pengadilan Inggris dan Amerika Serikat.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei pada 23 Juli 2021 menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 Barakat, merupakan produksi dalam negeri. (Twitter/khamenei.ir)

Khamenei minta masalah kelangkaan air di Khuzestan segera diselesaikan

Khamenei memuji penduduk Khuzestan sebagai orang-orang sangat setia kepada Iran.

Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Israel Muhammad al-Khaja (kanan) bareng Presiden Israel Isaac Herzog menggunting pita pada peresmian Kedutaan Besar UEA di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, 14 Juli 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Bennett dan Bin Zayid sepakat buat bertemu

Ini percakapan telepon pertama antara kedua pemimpin itu.





comments powered by Disqus