kabar

Bahrain tunjuk duta besar pertamanya untuk Israel

Bahrain bareng Uni Emirat Arab, Sudan, dan Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

30 Maret 2021 20:08

Bahrain telah menunjuk Khalid Yusuf al-Jalahma sebagai duta besar pertama untuk Israel, seperti dilansir kantor berita resmi Bahrain News Agency.

Menteri Luar Negeri Bahrain Ahad pekan lalu menelepon Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi dan memberitahukan soal pembukaan Kedutaan Besar Bahrain di Ibu Kota Tel Aviv dan penunjukan Jalahma sebagai duta besar buat negara Zionis itu. 

Bahrain juga telah mengirim surat resmi tentang kedua hal itu dan Ashkenazi langsung memberi persetujuan. "Keputusan pemerintah Bahrain menetapkan duta besar untuk Israel merupakan langkah penting lainnya dalam pelaksanaan perjanjian damai dan buat memperkuat hubungan kedua negara," kata Ashkenazi melalui keterangan tertulis. 

Dalam beberapa pekan ke depan, Bahrain bakal mengirim sejumlah diplomatnya ke Israel untuk mempersialkan peresmian kedutaan di Tel Aviv. 

Bahrain bareng Uni Emirat Arab, Sudan, dan Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Israel Muhammad al-Khaja (kanan) bareng Presiden Israel Isaac Herzog menggunting pita pada peresmian Kedutaan Besar UEA di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, 14 Juli 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Bennett dan Bin Zayid sepakat buat bertemu

Ini percakapan telepon pertama antara kedua pemimpin itu.

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid. (Twitter/@yairlapid)

Menteri luar negeri Israel akan melawat ke Maroko

Sehabis itu, Nasir Burithah bakal melakoni kunjungan balasan ke Israel.

Khalid Yusuf al-Jalahmah, Duta Besar Bahrain pertama buat Israel. (Bahrain Foreign Affairs Ministry)

Raja Bahrain lantik duta besar pertamanya buat Israel

Israel telah memiliki kedutaan di Ibu Kota Manama, sedangkan Bahrain belum membuka kedutaannya di Ibu Kota Tel Aviv.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett pada 15 Juni 2021 menerima Direktur Mossad David Barnea di kantornya di Yerusalem. (Twitter/@IsraeliPM)

Dua negara Arab pertama ucapkan selamat kepada pemerintahan baru Israel

UEA bareng Bahrain, Sudan, dan Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel di bawah kerangka Perjanjian Ibrahim. 





comments powered by Disqus