kabar

Irak tewaskan wakil pemimpin ISIS

Haji Hamid juga bertugas mengelola keuangan ISIS.

11 April 2021 14:25

Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kazhimi kemarin mengumumkan pasukannya pekan ini berhasil menewaskan orang paling senior kedua atau wakil pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah). Namun dia tidak menyebutkan identitas korban.

Berdasarkan lembaga kajian Center for Global Policy, wakil dari peimpin ISIS itu bernama Sami Jasim Muhammad al-Jaburi alias Haji Hamid. Dia menjabat Kepala Komite di kelompok dipimpin oleh Amir Muhammad Said Abdurrahman al-Maula alias Abu Ibrahim al-Hasyimi al-Quraisyi itu.

EZCedxbXkAIR5i-.jpeg

Haji Hamid juga bertugas mengelola keuangan ISIS. Seperti Abu Ibrahim, Haji Hamid jga mantan anggota ISI (Negara Islam Irak), sayap Al-Qaidah di Irak menjadi cikal bakal ISIS.

Kazhimi tidak menyebutkan lokasi terbunuhnya Haji Hamid. Tapi tahun lalu, dia diketahui berada di Idlib, utara Suriah.

 

Amerika menghargai pemimpin ISIS Abu Ibrahim al-Hasyimi al-Quraisyi seharga US$ 10 juta (US State Department)

Pemimpin ISIS sekarang eks informan Amerika

Pada satu sesi pemeriksaan, dia memberitahu nomor telepon 19 pentolan ISI dan berapa jumlah uang mereka hasilkan buat milisi itu.

Lelaki pendukung ISIS membawa pisau ditangkap pada 30 Maret 2021 di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi.

Lelaki pendukung ISIS membawa pisau ditangkap di Masjid Al-Haram

Hingga kabar ini dilansir, belum diketahui identitas dan asal negara pendukung ISIS ditangkap di Masjid Al-Haram itu.

Pemimpin ISIS wilayah Irak Abu Yasir al-Isawi tewas oleh serangan pasukan antiteror Irak pada 27 Januari 2021 di Kota Daquq, Provinsi Kirkuk, utara Irak. (Twitter)

Pemimpin ISIS wilayah Irak tewas

Abu Yasir, 39 tahun, adalah orang asli dari Falujah, kota di Provinsi Anbar berjarak sekitar 60 kilometer sebelah barat Baghdad.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Tidak ada warga Indonesia jadi korban dalam dua bom bunuh diri di Baghdad

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas insiden menewaskan 32 orang itu.





comments powered by Disqus