kabar

Intel Iran pikat warga Israel menggunakan profil perempuan cantik di media sosial

Mossad dan Shin Beth keluarkan peringatan mengenai ancaman itu.

14 April 2021 13:40

Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel) dan Shin Beth (dinas rahasia dalam negeri Israel) Senin lalu memperingatkan warga negara Zionis untuk berhati-hati terhadap perangkap digunakan para agen intelijen Iran. 

Mereka biasanya memakai profil palsu bergambar perempuan cantik untuk mengajak bertemu warga Israel kerap bepergian ke luar negeri untuk kemudian diculik atau dilukai. Mereka biasanya menawarkan peoposal bisnis atau berkencan. 

"Metode mereka adalah menggunakan akun dan gambar profil palsu di media sosial untuk berinteraksi dengan warga Israel memiliki jaringan bisnis internasional sering bepergian ke luar negeri," kata Mossad dan Shin Beth melalui pernyataan bersama.

Para agen rahasia Iran itu menyasar warga Israel sedang berada di negara-negara Arab, Turki, negara-negara di kaukasus, Afrika, dan Eropa.

Setidaknya ada satu kejadian dua bulan lalu. Seorang warga israel janjian bertemu seorang perempuan Iran di luar negeri dan sejatinya sudah ditunggu para intel negara Muallah itu.  Ketika sedang transit untuk meneruskan penerbangan, Shin Beth mengntak dia dan meminta segera kembali ke Israel. 

 

Eyal Hulata, mantan pejabat Mossad akan menjabat penasihat keamanan nasional Israel mulai 15 Agustus 2021. (Courtesy)

Kabinet Israel setujui penunjukan Eyal Hulata sebagai penasihat keamanan nasional

Hulata termasuk dari sedikit pejabat Israel mendukung kesepakatan soal nuklir Iran. 

Kiri ke kanan: pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah, Ali Akbar Muhtasyamipur (ulama Syiah Iran merupakan salah satu pendiri Hizbullah), dan pemimpin Hamas Khalid Misyaal dalam sebuah acara. (Twitter)

Pendiri Hizbullah lolos dari upaya pembunuhan Mossad wafat karena Covid-19

Mossad pada 1984 berusaha menghabisi Muhtasyamipur lewat bom buku. Dia selamat namun kehilangan tangan kanan dan dua jemari kirinya.

Kiri ke kanan: mantan Direktur Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel), bos baru Mossad David Barnea, dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam acara pelantikan Barnea pada 1 Juni 2021. (Koby Gideon/GPO)

Bos baru Mossad akan lanjutkan misi bunuh ilmuwan dan serang fasilitas nuklir Iran

"Ancaman terbesar terhadap kami adalah ancaman nyata dari upaya Iran untuk mempersenjatai dirinya dengan senjata nuklir," ujar Netanyahu. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bareng bos Mossad Yossi Cohen (kanan) dan calon penggantinya, David Barnea (kiri). (Haaretz)

Netanyahu umumkan bos baru Mossad

Barnea berpengalaman menangani perekrutan agen untuk misi terkait Iran dan Hizbullah.





comments powered by Disqus