kabar

Yordania masih tahan dua tersangka utama rencana kudeta, 16 orang lainnya dibebaskan

Dua tersangka utama, mantan kepala rumah tangga istana Bassam Awadallah dan bekas utusan khusus Yordania untuk Arab Saudi Syarif Hasan bin Zaid, tetap ditehan.

22 April 2021 22:33

Jaksa Agung Yordania Hazim al-Majali mengumumkan hari ini pihaknya membebaskan 16 tersangka dalam kasus dugaan rencana kudeta terhadap Raja Abdullah bin Husain, seperti dilansir stasiun televisi Al-Mamlaka dan kantor berita Petra.

Sedangkan dua tersangka utama, mantan kepala rumah tangga istana Bassam Awadallah dan bekas utusan khusus Yordania untuk Arab Saudi Syarif Hasan bin Zaid, tetap ditehan. "Mereka tetap ditahan karena peran mereka dan tingkat hasutan mereka lakukan berbeda dengan 16 tersangka lainnya," kata Majali.

Pembebasan 16 dari 18 tersangka dalam kasus rencana kudeta itu dilakukan atas perintah Raja Abdullah. Penguasa negara Bani Hasyim ini membuat keputusan itu setelah dilobi beragam tokoh dari seantero Yordania.

Kabar persekongkolan untuk menggulingkan Raja Abdullah itu merebak awal bulan ini. Adik tiri sang raja, eks Putera Mahkota Pangeran Hamzah bin Husain, juga terlibat. Namun keterlibatan Pangeran hamzah berhasil diselesaikan secara kekeluargaan dengan melibatkan paman dari sang raja, Pangeran Hasan bin Talal.

Ketika ditetap sebagai tahanan rumah, Pangeran Hamzah melalui rekaman video diselundupkan kepada BBC, menyatakan tidak akan menyerah karena dia meyakini pemerintahan Raja Abdullah tidak kompeten dan korup.

Abdurrahim bin Ahmad Mahmud al-Huwaiti, lelaki dari Suku Huwaitat dibunuh pasukan keamanan Arab Saudi pada 16 April 2020 karena menolak rumahnya digusur untuk proyek Neom. (Video screencapture)

Bin Salman putus sambungan Internet di 30 desa Suku Huwaitat sejak enam bulan lalu

Aktivis dari Suku Huwaitat berencana menggugat Bin Salman di pengadilan Inggris dan Amerika Serikat.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei pada 23 Juli 2021 menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 Barakat, merupakan produksi dalam negeri. (Twitter/khamenei.ir)

Khamenei minta masalah kelangkaan air di Khuzestan segera diselesaikan

Khamenei memuji penduduk Khuzestan sebagai orang-orang sangat setia kepada Iran.

Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Israel Muhammad al-Khaja (kanan) bareng Presiden Israel Isaac Herzog menggunting pita pada peresmian Kedutaan Besar UEA di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, 14 Juli 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Bennett dan Bin Zayid sepakat buat bertemu

Ini percakapan telepon pertama antara kedua pemimpin itu.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett, baru dilantik pada 13 Juni 2021, di ruang kerjanya. (Amos Ben Gershom/GPO)

Perdana menteri Israel bertemu raja Yordania secara rahasia pekan lalu

Bennett menawarkan tambahan pasokan air kepada Raja Abdullah.





comments powered by Disqus