kabar

Netanyahu gagal bikin pemerintahan

Kalau kedua pilihan itu tidak berhasil, Israel harus menggelar pemilihan umum kelima sejak April 2019. Pesta demokrasi terakhir dilakukan pada 23 Maret lalu.

05 Mei 2021 11:34

Tiga menit menjelang batas akhir tengah malam tadi waktu setempat, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyerahkan mandat kepada Presiden Reuven Rivlin karena gagal membentuk pemerintahan.

Partai Likud dia pimpin menyalahkan pemimpin Partai Yamina Naftali Bennett arena menolak diajak berkoalisi. Netanyahu menawarkan rtasi kepemimpinan: Bennett menjadi perdana menteri duluan selama setahun dan Netanyahu menjabat untuk tiga tahun berikutnya.

"Beberapa saat sebelum tengah malam, Netanyahu memberitahu kediaman resmi presiden, dirinya tidak mampu membikin pemerintahan dan menyerahkan mandat kepada presiden," kata juru bicara Rivlin melalui keterangan tertulis.

Rivlin sekarang memiliki waktu tiga hari untuk memutuskan cara terbaik mendirikan pemerintahan. Dia diperkirakan bakal memberikan mandat paling cepat malam hari ini atau paling telat Jumat pagi.

Juru bicaranya menambahkan semua indikasi terjadi kemarin menunjukkan Rivlin bakal memberikan mandat buat mendirikan pemerintahan koalisi kepada pemimpin Partai Yesh Atid Yair Lapid ketimbang Bennett lantaran kubu sayap kanan (Netanyahu) sudah gagal.

Lapid dan Bennett kemarin mengadakan perundingan untuk berkoalisi membentuk pemerintahan dan menjabat perdana menteri secara bergiliran.

Rivlin juga bisa mengirim mandat kepada Knesset (parlemen Israel) untuk memilih anggotanya memperoleh sokongan 61 atau lebih dari 120 anggota untuk membikin pemerintahan koalisi.

Kalau kedua pilihan itu tidak berhasil, Israel harus menggelar pemilihan umum kelima sejak April 2019. Pesta demokrasi terakhir dilakukan pada 23 Maret lalu.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Yair Lapid diberi kesempatan bentuk pemerintahan sekaligus singkirkan Netanyahu

"Ini akan menjadi pemerintahan sayap kiri berbahaya, kombinasi mematikan antara ketidakmampuan dan ketiadaan tanggung jawab," ujar Netanyahu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu belum setujui permintaan Yordania untuk bantuan pasokan air

Netanyahu juga tidak memasukkan Yordania ke dalam daftar 30 negara sahabat akan diberi vaksin Covid-19 secara gratis.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjalani vaksinasi Covid-19. (GPO)

Netanyahu sebut empat negara lagi siap bina hubungan diplomatik dengan Israel

"Saya kemarin berbicara dengan pemimpin salah satu dari keempat negara itu."

Jet pribadi terbang dari Tel Aviv ke Dubai pada 15 Maret 2021. (Twitter)

Netanyahu batalkan lawatan ke UEA karena takut pesawatnya ditembak milisi Al-Hutiyun

Rencana itu sejatinya bakal menjadi lawatan resmi Netanyahu secara terbuka ke UEA setelah pada 2018 diam-diam terbang ke Abu Dhabi.





comments powered by Disqus