kabar

Satu pemuda Libanon luka ditembak tentara Israel akhirnya wafat

Muhammad Qasim Tahhan disebut sebagai tentara cadangan Hizbullah.

15 Mei 2021 11:14

Muhammad Qasim Tahhan, 21 tahun, luka ditembak tentara Israel di perbatasan kedua negara kemarin akhirnya mengembuskan napas terakhir, seperti dilansir National News Agency.

Tahhan termasuk dari dua warga Libanon cedera ditembak tentara perbatasan negara Zionis itu ketika bareng lusinan orang lainnya berunjuk rasa di wilayah Metula di selatan Libanon. Sebagian dari pengunjuk rasa termasuk Tahhan merusak pagar pembatas, kemudian menerobos masuk ke wilayah Israel dan membakar ilalang di sana. 

Melihat kenekatan demonstran itu, tentara Israel menembak ke arah pengunjuk rasa mengakibatkan dua orang cedera. 

Hizbullah lantas menyatakan Tahhan sebagai syuhada. Seorang juru bicara mengatakan kepada L'Orient Today, Tahhan merupakan anggota Hizbullah. 

Protes di perbatasan Libanon-Israel ini untuk menentang Perang Gaza dan kekerasan sedang berlangsung di Tepi Barat. 

 

Pemimpin Hamas di Jalur Gaza Yahya Sinwar berkeliling meninjau keadaan di lapangan pada 26 Mei 2021. (Albalad.co)

Hamas klaim punya terowongan sepanjang 500 kilometer dan 10 ribu pengebom bunuh diri

Militer Israel mengklaim berhasil meluluhlantakkan jaringan terowongan Hamas sepanjang seratus kilometer.

Sebanyak 16 mahasiswa Indonesia berpose di Bandar Udara Ben Gurion, Ibu Kota Tel Aviv, Israel, sebelum terbang ke Indonesia. (Albalad.co)

16 mahasiswa Indonesia tinggalkan Israel di hari pertama gencatan senjata

Sebanyak 44 orang lainnya bakal pulang awal bulan depan.

Bentrokan terjadi di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, Palestina, saat aparat keamanan menyerbu masuk ke dalam sana pada 21 Mei 2021. (Quds News)

22 anggota Hamas dan 19 dari Jihad Islam tewas dalam Perang Gaza

Israel mengklaim berhasil menghancurkan jaringan terowongan Hamas sepanjang seratus kilometer.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Dua pejabat Masjid Nabawi dicopot karena salat subuh telat 45 menit

Setelah peristiwa itu, Syekh Sudais memerintahkan kehadiran dua imam dan tiga muazin saban kali salat wajib berjamaah dilakukan di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi. 

14 Juni 2021

TERSOHOR